Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja menghadiri aksi protes depan pabrik manufaktur Ford di Taubate, negara bagian Sao Paulo, Brasil pada 12 Januari 2021. ( Foto: Claudio Capucho / AFP )

Pekerja menghadiri aksi protes depan pabrik manufaktur Ford di Taubate, negara bagian Sao Paulo, Brasil pada 12 Januari 2021. ( Foto: Claudio Capucho / AFP )

Ford Tutup 3 Pabrik di Brasil

Rabu, 13 Januari 2021 | 06:46 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

SAO PAULO, investor.id – Produsen mobil Amerika Serikat (AS), Ford, menyatakan akan menutup tiga pabriknya di Brasil pada tahun ini karena pandemi virus corona Covid-19 telah memperburuk penjualan yang sudah melambat di Amerika Selatan.

“Ford Brasil akan menghentikan produksi di pabrik Camacari, Taubate dan Troller selama 2021, karena pandemi Covid-19 telah memperkuat kapasitas industri yang tidak aktif dan memperlambat penjualan yang mengakibatkan kerugian signifikan selama bertahun-tahun,” demikian menurut pernyataan perusahaan, yang dikutip AFP, pada Senin (11/1).

Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) Ford Jim Farley mengatakan, lebih dari satu abad berada di Amerika Selatan dan Brasil. “Kami tahu ini sangat sulit, tetapi perlu tindakan untuk menciptakan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” ujar dia.

Farley menambahkan, bahwa perusahaannya sedang bergerak ke arah model bisnis yang ramping dan ringan.

Menurut Bloomberg, penutupan tiga pabrik tersebut akan memengaruhi sekitar 5.000 pekerja. Sementara Ford mengatakan penutupan pabrik akan dikenakan biaya satu kali sekitar US$ 4,1 miliar.

Federasi otomotif Fenabrave menyampaikan pada pekan lalu bahwa angka penjualan kendaraan baru di Brasil turun lebih dari 26% pada 2020 karena krisis kesehatan. Angka penjualan mobil dilaporkan turun 28,57% dan bus sebesar 33%.

Kepala Ford Amerika Selatan Lyle Watters mengatakan, sejumlah kemajuan telah dibuat guna menghentikan produk yang tidak menguntungkan, mengurangi biaya dan meluncurkan produk baru. Namun, lingkungan ekonomi yang tidak mendukung dan beban tambahan pandemi memperjelas bahwa lebih banyak yang diperlukan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan menguntungkan.

“Meski demikian, Ford akan terus melayani Amerika Selatan dengan mobil yang bersumber dari Argentina, Uruguay, dan pasar lain,” tutur Watters.

Dia mengatakan, perusahaan akan mempertahankan pusat pengembangan produknya di Bahia, serta tempat pembuktian dan kantor pusat regional di Sao Paulo.

Namun produksi di Camacari dan Taubate akan segera dihentikan, dengan hanya beberapa bagian produksi berlanjut selama beberapa bulan.

“Pabrik Troller di Horizonte akan beroperasi hingga kuartal keempat. Akibatnya, perusahaan akan menghentikan penjualan EcoSport, Ka, dan T4 setelah persediaan terjual,” demikian menurut pernyataan.

Perusahaan mengatakan bakal bekerja dengan serikat pekerja untuk mengembangkan rencana yang adil dan seimbang untuk guna mengurangi dampak penutupan pabrik terhadap para pekerja.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN