Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson (kanan) dan Presiden AS Joe Biden berfoto sebelum pertemuan bilateral di Carbis Bay, Cornwall pada 10 Juni 2021, menjelang KTT G-7 tiga hari yang diadakan pada 11-13 Juni. ( Foto: TOBY MELVILLE / POOL / AFP )

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson (kanan) dan Presiden AS Joe Biden berfoto sebelum pertemuan bilateral di Carbis Bay, Cornwall pada 10 Juni 2021, menjelang KTT G-7 tiga hari yang diadakan pada 11-13 Juni. ( Foto: TOBY MELVILLE / POOL / AFP )

G-7 akan Sumbangkan 1 M Dosis Vaksin Covid Global

Jumat, 11 Juni 2021 | 13:00 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

FALMOUTH, investor.id – Pemerintah Inggris mengatakan pada Kamis (10/6), para pemimpin negara dari kelompok G-7 akan menyetujui perluasan manufaktur vaksin Covid global guna menyediakan setidaknya satu (1) miliar dosis untuk dunia melalui skema berbagi dan pembiayaan.

Pengumuman itu muncul setelah Amerika Serikat (AS) menyampaikan bakal menyumbangkan 500 juta dosis vaksin untuk 92 negara miskin dan berpenghasilan menengah ke bawah.

Menyusul langkah AS, Inggris – yang menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi (KTT) G-7 di Inggris barat daya – menambahkan akan menyumbang setidaknya surplus 100 juta dosis vaksin Covid-19 dalam tahun depan, termasuk lima juta yang mulai diberikan dalam beberapa pekan mendatang.

Komitmen tersebut mengikuti seruan yang berkembang bagi negara-negara kaya agar meningkatkan upaya mereka untuk berbagi vaksin Covid-19 dengan negara-negara kurang berkembang. Bahkan badan-badan amal telah memperingatkan situasi saat ini yang mengarah pada apartheid vaksin.

Sebagai informasi, Inggris – yang sudah melakukan pemesanan sebanyak lebih dari 400 juta dosis – dihadapkan pada kritikan karena dianggap gagal untuk mulai memberikan sumbangan ke negara-negara miskin.

Tetapi di malam menyambut para pemimpin dunia dari kelompok G-7 ke pertemuan puncak pertama dalam hampir dua tahun, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berjanji kebijakan soal vaksin Covid akan segera berubah.

“Sebagai hasil dari keberhasilan program vaksin Inggris, kami sekarang berada dalam posisi untuk berbagi sebagian dari kelebihan dosis kami kepada mereka yang membutuhkannya. Pada KTT G-7 saya berharap rekan-rekan pemimpin saya akan membuat janji serupa,” ujar Johnson, yang dikutip AFP, Jumat (11/6).

Downing Street mengeluarkan pernyataan: Pada KTT, para pemimpin dunia diharapkan mengumumkan bahwa mereka akan memberikan setidaknya satu miliar dosis vaksin virus corona ke dunia, dan menetapkan rencana untuk memperluas pembuatan vaksin guna mencapai tujuan itu.”

Sementara itu negara-negara anggota UE telah setuju untuk menyumbangkan setidaknya 100 juta dosis pada akhir 2021. Di mana Prancis dan Jerman masing-masing berkomitmen untuk menyediakan 30 juta dosis.

Sedangkan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengeluarkan seruannya sendiri bagi kelompok-kelompok farmasi yang memproduksi vaksin, untuk menyumbangkan 10% dari produksi mereka ke negara-negara miskin.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN