Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemlu, Febrian A Ruddyard saat acara peluncuran buku Indonesia dan Rekam Jejak di Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB pada 26 Maret 2021.

Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemlu, Febrian A Ruddyard saat acara peluncuran buku Indonesia dan Rekam Jejak di Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB pada 26 Maret 2021.

Ini Rekam Jejak Indonesia di Misi Perdamaian PBB

Minggu, 4 April 2021 | 22:15 WIB
Natasia Christy Wahyuni

BANDUNG, inivestor.id  – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meluncurkan buku berjudul “Indonesia dan Rekam Jejak di Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB” yang memuat sejarah, peran, dan capaian Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian (MPP). Selain sebagai dokumentasi, buku itu menjadi bentuk akuntabilitas publik mengenai kebijakan partisipasi Indonesia.

“Buku Indonesia dan Rekam Jejak di Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB tidak hanya merupakan institutional memory, tapi juga memiliki makna kebanggaan, apresiasi dan harapan atas peran dan kepemimpinan Indonesia di Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB,” kata Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu, Febrian A Ruddyard saat acara peluncuran buku, dikutip dari siaran pers Kemlu, Minggu (4/4/2021).

Buku tersebut juga memuat capaian penting yang telah diraih Indonesia selama berkontribusi secara fisik dan intelektual ke MPP PBB. Di sisi lain, buku tersebut menjadi refleksi atas berbagai tantangan yang dihadapi serta pembelajaran yang dapat dipetik untuk meningkatkan kontribusi Indonesia ke MPP PBB.

“Agenda peacekeeping merupakan prioritas polugri Indonesia. Untuk itu, Indonesia senantiasa memajukan agenda peacekeeping di berbagai pertemuan internasional,” kata Febrian.

Menurut Febrian, Indonesia bukan hanya salah satu kontributor pasukan perdamaian terbesar di dunia, tetapi juga bagian dari diplomasi perdamaian dunia.

Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk terus meningkatkan kontribusi, baik secara kualitas dan kuantitas, di tengah evolusi MPP PBB yang semakin multidimensional dan politik global yang dinamis.

Komitmen Indonesia untuk perdamaian dunia diwujudkan dengan pengiriman lebih dari 47.000 pasukan ke MPP PBB sejak tahun 1957. Hingga saat ini, Indonesia merupakan negara kontributor pasukan terbesar ke-8 dengan total 2.825 personel, termasuk 190 personel perempuan.

Dalam acara peluncuran buku tersebut juga digelar diskusi publik yang dihadiri oleh perwakilan kementerian/lembaga anggota tim koordinasi MPP, akademisi, think tank, praktisi, dan mahasiswa.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN