Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  Antonio Guterres. ( Foto: AFP / MANILA BULLETIN )

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres. ( Foto: AFP / MANILA BULLETIN )

PBB akan Bentuk Pendanaan Global Covid-19

Happy Amanda Amalia, Rabu, 25 Maret 2020 | 10:07 WIB

OSLO, investor.id - Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) akan membentuk pendanaan  untuk mencegah penyebaran virus korona Covid-19 dan mendukung perawatan para pasien di seluruh dunia. Demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Norwegia pada Senin (23/3).

Menurut kemlu, tujuan dari dana ini adalah membantu negara-negara berkembang dengan sistem kesehatan lemah dalam mengatasi krisis serta untuk mengatas konsekuensi jangka panjang.

Ditambahkan bahwa PBB akan membuat pengumuman resmi pada pekan ini. Namun otoritas Norwegia – sebagai pihak yang menyarankan pembentukan dana – belum memiliki komitmen tentang berapa banyak uang yang akan dimasukkan ke dalam inisiatif, yang mirip dengan Dana Tanggap Ebola PBB 2014.

“Kami ingin memastikan bahwa upaya-upaya ini dipersatukan sebanyak mungkin dan sedini mungkin agar kami dapat menjawab tuntutan-tuntutan yang akan dimiliki negara, terutama negara-negara termiskin,” ujar Menteri Luar Negeri Norwegia Ine Eriksen Soereide kepada Reuters.

Menurut perhitungan Reuters, hampir 340.000 orang telah terinfeksi oleh Covid-19 di seluruh dunia dan lebih dari 14.500 meninggal dunia. Bahkan angka kemtian di Italia melebihi jumlah korban di Tiongkok – yang menjadi tempat awal penyebaran wabah.

Di Afrika, Angola, Eritrea dan Uganda telah mengkonfirmasi kasus pertamanya. Sementara itu, walaupun telah ada upaya-upaya dari pemerintah untuk menahan penyebaran Covid-19 ke seluruh benua, Mauritius mencatatkan angka kematian pertamanya akibat terjangkit virus tersebut.

Sedangkan di Timur Tengah, dua kasus pertama Covid-19 dikonfirmasi menjangkit di Jalur Gaza yang padat penduduk, pada Minggu (22/3).

Sebelumnya, pada Kamis (19/3), Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan agar negaranegara makmur tidak sekadar memikirkan warga negara mereka sendiri melainkan juga ikut membantu negara-negara yang kurang siap menghadapi krisis.

“Negara kaya tidak harus diyakinkan bahwa mereka hanya mengurus warganya sendiri. Merupakan kepentingan negara kaya untuk berkontribusi pada respons global karena krisis dapat datang dari mana saja, kapan saja,” katanya kepada wartawan. (sumber lain)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN