Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden terpilih Peru Pedro Castillo, pada 20 Juli 2021. ( Foto: GIAN MASKO / AFP )

Presiden terpilih Peru Pedro Castillo, pada 20 Juli 2021. ( Foto: GIAN MASKO / AFP )

Pedro Castillo, Presiden Terpilih Peru

Selasa, 20 Juli 2021 | 09:37 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

LIMA, investor.id – Pedro Castillo dinyatakan sebagai presiden terpilih Peru pada Senin (19/7), enam pekan setelah pelaksanaan pemungutan suara yang menuai penolakan. Bahkan, pengumuman hasil pemilihan umum (pemilu) sempat tertunda oleh klaim kecurangan dari rival sayap kanan, Keiko Fujimori.

Kemenangan Castillo – yang seorang guru sekolah sayap kiri (51 tahun) juga anggota serikat pekerja – itu membuat Fujimori menghadapi pengadilan korupsi yang akan segera terjadi.

“Atas nama keluarga saya, saya ingin memberi hormat kepada otoritas pemilihan, dan juga untuk memberi hormat kepada partai-partai politik yang telah mengambil bagian dalam perayaan demokrasi ini,” ujar Castillo kepada para pendukung yang berkumpul di markas partainya Peru Libre/Free Peru di Lima, yang dikutip AFP.

“Rekan-rekan senegara yang terhormat, saya membawa hati yang terbuka ke sini untuk Anda semua, kata dia dari balkon.

Pidato Castillo itu disampaikan setelah Jorge Luis Salas, ketua juri pemilihan JNE, mengumumkan kemenangannya dalam upacara virtual singkat.

Dalam pidatonya, Castillo juga memberikan isyarat kepada Fujimori (46 tahun). Dia mendesaknya membantu membawa negara ini untuk maju dan mengatakan tidak memiliki dendam, meskipun banyak serangan yang dilakukan dalam beberapa pekan terakhir.

Ratusan orang yang telah menghabiskan waktu berpekan-pekan menunggu di luar kantor pusat JNE untuk mendukung Castillo pun bergemuruh merayakan berita tersebut.

“Akhirnya, kami memiliki seorang presiden,” tutur Rosa Huaman (27 tahun), seorang pendukung Castillo di antara kerumunan.

JNE memvalidasi penghitungan suara oleh badan pemilihan ONPE, yang telah memberikan Castillo 50,12% suara, sekitar 44.000 lebih banyak dari Fujimori - yang sebagian besar keberatannya ditolak juri.

Fujimori sendiri telah berjanji pada Senin pagi waktu setempat untuk mengakui hasil pemilu, “karena diwajibkan oleh hukum dan konstitusi yang saya bersumpah untuk membela.”

Dia telah mengklaim penipuan meskipun pengamat dari Organisasi Negara-negara Amerika, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) menyatakan pemungutan suara yang bebas dan adil, dan para pendukungnya telah menyerukan pemilihan baru.

Kedutaan Besar AS di Lima mengucapkan selamat kepada rakyat Peru atas suksesnya pemilu. “Kami menghargai ikatan mendalam kami dan berharap untuk memperkuat mereka dengan presiden terpilih Pedro Castillo setelah pelantikannya,” demikian cuitan di Twitter.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN