Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chairman Aramco Yasir al-Rumayyan saat berbicara dalam konferensi pers di wilayah Dhahran, Arab Saudi timur, pada 3 November 3 2019. ( Foto: AFP )

Chairman Aramco Yasir al-Rumayyan saat berbicara dalam konferensi pers di wilayah Dhahran, Arab Saudi timur, pada 3 November 3 2019. ( Foto: AFP )

Penawaran Sementara IPO Aramco Capai US$ 44,3 Miliar

Fajar Widhiyanto, Sabtu, 30 November 2019 | 15:48 WIB

Pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) 1,5% saham Saudi Aramco telah menyerap total penawaran sebesar 166 miliar Riyal Saudi (US$ 44,3 miliar). Artinya telah melampaui hingga 1,7 kali dari angka yang ingin dicapai oleh pemerintah Saudi.

Samba Capital, salah satu lead manager dalam proses IPO mengatakan, pada tahap penawaran ritel yang jatuh tempo pada Kamis malam waktu setempat (28/11), sebanyak 4,9 juta orang mengajukan penawaran dengan nilai total 47,4 miliar riyal. “Sementara investor institusi, yang masih memiliki waktu hingga Rabu pekan depan, telah mencatatkan penawaran 118,9 miliar riyal. Dari jumlah itu, 10,5% berasal dari investor non-Saudi,” demikian disampaikan manajemen Samba Capital seperti dilansir Rigzone (29/11).

Pemerintah Saudi berencana untuk mengumpulkan lebih dari US$ 25 miliar dengan menjual 1,5% saham Aramco dengan nilai yang diraih antara US$ 1,6 triliun hingga US$ 1,7 triliun. Dari porsi 1,5% saham yang ditawarkan, sebesar 1% dialokasikan bagi investor institusi dan sisanya untuk investor ritel Saudi.

Doproyeksikan bakal ada lonjakan permintaan di menit-menit terakhir penawaran dari investor institusi, tetapi sejauh ini penjualan saham diproyeksikan belum akan melampaui oversubcribed yang pernah dialami beberapa IPO lain di negara ini. Sebut saja Penawaran umum perdana National Commercial Bank pada tahun 2014 yang ditutup dengan oversubscribed 23 kali lipat. Pada tahun 2006, 10 juta orang Saudi, atau sekitar setengah dari populasi orang dewasa kerajaan tersebut, mengajukan pembelian saham di unit lokal pengembang properti terbesar di Timur Tengah, Emaar Properties PJSC.

IPO Aramco, elemen utama dalam rencana Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk memodernisasi ekonomi kerajaan, akan bergantung hampir sepenuhnya pada dana lokal setelah investor internasional menolak hasil valuasi sahamnya. Banyak keluarga kaya di Saudi telah didesak untuk berinvestasi, termasuk beberapa pangeran dan pengusaha yang sempat ditahan di hotel Ritz-Carlton Riyadh selama upaya pemberantasan korupsi pada tahun 2017.

Aramco masih berusaha untuk menggalang dukungan dari investor institusional di kawasan, dengan melakukan promosi di Dubai dan Abu Dhabi pekan ini. Abu Dhabi berencana mengalokasikan sebanyak US$ 1,5 miliar dalam penawaran Aramco, sedangkan Otoritas Investasi Kuwait sedang mempertimbangkan potensi investasi tersebut.Book building institusional ditutup pada 4 Desember 2019, sebelum penetapan nilai akhir IPO pada hari berikutnya.

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA