Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Vladimir Putin

Vladimir Putin

Putin Anggap Liberalisme Barat telah Usang

ELD, Senin, 1 Juli 2019 | 13:11 WIB

OSAKA, investtor.id – Presiden Rusia Vladimir Putin memanfaatkan pertemuan puncak negara-negara kelompok G-20, dengan menyebut liberalisme sudah jauh melenceng dari tujuannya. G-20 sendiri dibentuk berdasarkan landasan ide-ide liberal.

“Gagasan liberal sudah usang. Gagasan itu bertentangan dengan kepentingan mayoritas populasi,” ujar Putin kepada Financial Times dalam wawancara menjelang pertemuan puncak G-20, pada akhir.

Dia juga mengkritik pemerintahan Jerman karena menerima imigran, dengan mengatakan multikulturalisme telah mendorong para imigran melakukan pembunuhan, penjarahan, dan perkosaan tanpa dikenaik hukuman.

Putin pun mengaku memahami gagasan Presiden Donald Trump untuk membangun tembok di perbatasan AS dengan Meksiko. Bahkan pada Sabtu (29/6), Putin kembali menyatakan kebijakan liberal Barat tentang seksualitas dan identitas gender kerap dipaksakan kepada orang-orang, dan sering kali kepada anak-anak. Dan orang tua yang menentang kebijakan itu sering dimasukkan ke dalam penjara.

Langkah-langkah melampaui batasan yang dilakukan para pendukung liberalisme telah menyebabkan aksi protes di Eropa dan hasil yang mengejutkan dengan terpilihnya Trump dalam pemilihan presiden (pilpres) AS.

Setelah Rusia dikeluarkan dari keanggotaan kelompok G-8 pada 2014 akibat mencaplok Crimea, Putin sekarang bukan satu-satunya tokoh membela pandangan yang berkebalikan dengan pandangan liberal tentang berbagai isu, mulai dari seksualitas, imigrasi, bahkan mendapat dukungan tak jelas dari Presiden Trump.

Sikap Defensif UE

Tetapi, pandangan-pandangan Putin tersebut diungkapkan secara tidak tertulis dalam bahasa yang biasanya disediakan untuk konstituensi kelas pekerja dalam negeri daripada ditujukan ke para pemimpin global. Meski demikian, pernyataan Putin itu telah menuai kegelisahan para pemimpin negara yang hadir di pertemuan puncak G-20, Osaka dan sekitarnya.

“Apa yang saya temukan benar-benar usang adalah otoritarianisme, pemujaan kepribadian, aturan oligarki. Meskipung terkadang mereka terlihat efektif,” ungkap Presiden Uni Eropa Donald Tusk.

Sedangkan, artis musik internasional Elton John menuduh Putin munafik sementara pemimpin Rusia menyangkal telah melanggar hak komunitas LGBT.

“Saya yakin, di dunia yang penuh ketidakpastian, demokrasi liberal masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan,” balas Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Namun Trump, saat ditanya apakah setuju dengan pernyataan Putin, mengatakan pemimpin Rusia itu melihat apa yang terjadi. Setelahnya ia menambahkan bahwa kota-kota di AS seperti San Francisco dan Los Angeles sangat menyedihkan karena dikelola oleh sekelompok orang liberal yang luar biasa. (afp)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN