Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Donald Trump. Foto: IST

Donald Trump. Foto: IST

Trump Sebut Pertemuan dengan Xi Sudah Terjadwal

SN, Selasa, 11 Juni 2019 | 08:39 WIB

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih berharap dapat bertemu dan berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di sela pertemuan G-20 bulan ini di Osaka, Jepang. Ia mengingatkan, tarif-tarif baru akan dijatuhkan jika pertemuan tersebut tiada.

“Ya, tentu. Pertemuan sudah dijadwalkan dan saya pikir akan berlangsung,” ujar Trump kepada televise CNBC, saat ditanya apakah tarif-tarif baru akan dijatuhkan jika pertemuan dengan Xi tidak terjadi.

Trump menambahkan, dirinya akan terkejut jika Xi tidak datang. “Saya pikir ia akan datang. Saya belum mendengar kalau ia tidak akan datang. Kami harap bisa bertemu,” kata Trump.

Namun juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok bulan lalu mengatakan, belum ada informasi mengenai rencana pertemuan Trump dan Xi. Trump mengambil pendekatan keras terhadap Tiongkok agar mengubah kebijakan-kebijakan perdagangannya.

Menurut Trump, kebijakankebijakan itu selama berpuluh tahun merugikan AS. Dua negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia ini tadinya seperti hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang. Namun kemudian perundingan terhenti. AS menyebut Tiongkok berubah pikiran di saat-saat terakhir. Sementara Tiongkok mengisyaratkan siap untuk menghadapi konflik perdagangan yang berkepanjangan dengan AS.

Presiden RRT Xi Jinping
Presiden RRT Xi Jinping

 

Trump sudah mengenakan tariff impor 25% atas US$ 200 miliar barang Tiongkok. Sedangkan Tiongkok membalasnya terhadap US$ 60 miliar barang impor AS.

Trump menyatakan siap mengenakan tarif impor lagi atas US$ 300 barang impor Tiongkok, jika tidak ada kemajuan dari negosiasi perdagangan. Pertemuan puncak kelompok negara G-20 dijadwalkan berlangsung di Osaka pada 28-29 Juni 2019.

Sementara itu, pasar saham global menguat pada Senin, antara lain karena harapan adanya resolusi atas ketegangan-ketegangan perdagangan global.

Wall Street naik pada awal perdagangan Senin menyusul kabar merger perusahaan besar dari industri pertahanan dan teknologi AS. Juga setelah AS membatalkan rencana tarif 5% atas seluruh barang impor Meksiko. Pasar saham global menguat di akhir perdagangan pekan lalu, setelah tersiar isyarat bahwa The Federal Reserve (The Fed) terbuka pada kemungkinan untuk memangkas suku bunga bulan depan.

“Pengumuman Presiden Donald Trump yang menangguhkan tariff 5% atas barang Meksiko memicu pemulihan di pasar saham. Dari sudut pandang ekonomi, kenaikan tariff seperti kenaikan pajak. Tarif tinggi berdampak negatif terhadap perdagangan dan pertumbuhan PDB global. Fokus sekarang kembali ke G-20 dan Tiongkok,” ujar ekonom VTB Capital Neil MacKinnon. (afp)/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA