Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. ( Foto: AFP / SPUTNIK / Alexei Druzhinin )

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. ( Foto: AFP / SPUTNIK / Alexei Druzhinin )

Turki Berencana Bantu Kelola Bandar Udara Kabul

Selasa, 20 Juli 2021 | 14:07 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

ISTANBUL, investor.id – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Selasa (20/7) bahwa otoritas Turki dapat membantu pengelolaan bandar udara Kabul di Afghanistan jika sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Amerika Serikat (AS) telah memenuhi syarat-syarat tertentu, termasuk soal logistik dan pembiayaan.

Menurut laporan, Turki telah bernegosiasi dengan para pejabat pertahanan AS mengenai tawarannya untuk membantu mengamankan dan mengelola bandar udara Kabul. Langkah ini merupakan kunci yang memungkinkan negara-negara mempertahankan kehadiran diplomatik di Afghanistan, yang dilanda perang, pasca penarikan pasukan AS.

Erdogan dan Presiden AS Joe Biden disebut telah membahas masalah ini dalam pertemuan tatap muka pertama mereka di sela-sela kegiatan konferensi tingkat tinggi (KTT) NATO pada Juni.

“Kami sekarang melihat secara positif gagasan mengelola bandara Kabul setelah pasukan AS menarik diri dari Afghanistan. Tapi kami ingin Amerika memenuhi beberapa syarat. Apa saja? Pertama, Amerika akan mendukung kita dalam hubungan diplomatik. Kedua, mereka akan memobilisasi sarana logistik mereka untuk kita, dan yang lainnya adalah bahwa akan ada masalah serius pada masalah keuangan dan administrasi, dan mereka akan memberikan dukungan yang diperlukan untuk Turki,” demikian penjelasan Erdogan kepada wartawan dalam pidato yang disiarkan televisi dari Nicosia di Siprus utara, yang dikutip AFP.

Apabila syarat-syarat tersebut dapat dipenuhi, lanjut dia, maka Turki, berencana untuk mengoperasikan bandara Kabul.

“Sekarang ada era baru di Afghanistan. Taliban, yang mengadakan beberapa pembicaraan dengan Amerika, seharusnya dapat membicarakan masalah ini dengan Turki dengan lebih nyaman. Saya yakin kita bisa mencapai kesepakatan,” ujar Erdogan sambil mengulangi kesediaan Turki untuk berbicara dengan Taliban.

Pekan lalu, Taliban menyebut tawaran Turki untuk mengamankan dan menjalankan bandara Kabul sebagai tindakan tercela.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN