Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Walikota London Sadiq Khan .( Foto: AFP Photo / Leon Nea )

Walikota London Sadiq Khan .( Foto: AFP Photo / Leon Nea )

Walikota London Nyatakan Kejadian Luar Biasa

Sabtu, 9 Januari 2021 | 07:00 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

LONDON, investor.id – Walikota London Sadiq Khan pada Jumat (8/1) mendeklarasikan kejadian luar biasa di ibukota Inggris tersebut. Ia mengingatkan rumah-rumah sakit di London tak lama lagi bakalan kewalahan menangani lonjakan kasus Covid-19 yang terkait dengan varian barunya.

Dalam pernyataannya, Khan meminta bantuan lebih besar dari pemerintah pusat. Ia mengatakan, pihaknya akan kehabisan kasur perawatan dalam beberapa pekan ke depan. Kecuali penyebaran virus tersebut dapat diredam secara drastis.

“Kami mendeklarasikan kejadian luar biasa karena ancaman serius yang ditimbulkan virus tersebut terhadap kota ini. Jika kami tidak segera bertindak sekarang, NHS (National Heatlh Service) dapat kewalahan dan jumlah kematian akan meningkat,” tutur Khan, seperti dikutip AFP.

Pihak berwenang London menyatakan, sekarang diperkirakan satu dari 30 warga terinfeksi Covid-19. Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit naik 27% dalam satu pekan terakhir. Sedangkan jumlah pasien yang harus menggunakan ventilator melonjak 42% dalam periode yang sama.

Khan berharap dengan penetapan tersebut Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk memerangi penyebaran Covid-19.

Pejalan kaki mengenakan masker sedang berjalan melewati kios surat kabar Evening Standard di pusat kota London pada 8 Januari 2021. Inggris kembali menerapkan aturan karantina ketiga karena varian baru virus corona Covid-19. ( Foto: Tolga Akmen / AFP )
Pejalan kaki mengenakan masker sedang berjalan melewati kios surat kabar Evening Standard di pusat kota London pada 8 Januari 2021. Inggris kembali menerapkan aturan karantina ketiga karena varian baru virus corona Covid-19. ( Foto: Tolga Akmen / AFP )

Khan sudah menyurati Johnson. Ia meminta bantuan finansial lebih besar bagi warga London yang harus isolasi mandiri. Juga meminta data vaksinasi harian, penutupan tempat-tempat ibadah, dan wajib memakai masker setiap keluar rumah.

“Situasi di London sekarang kritis karena penyebaran virus ini sudah tidak terkendali. Jumlah kasus di London naik tajam dan sekarang lebih dari sepertiga pasien dirawat di rumah sakit, dibandingkan puncak pandemi pada April (tahun) lalu,” tutur Khan.

Ia juga mendesak warga London untuk ikut berperan dengan mematuhi aturan-aturan pembatasan yang sudah diberlakukan.

“Saya hari ini memohon untuk tetap di rumah kecuali sangat perlu untuk keluar. Tetap di rumah untuk melindungi diri, keluarga, teman, warga London lainnya dan juga melindungi NHS kita,” kata Khan.

Kejadian luar biasa dalam hal ini diartikan di luar cakupan penanganan yang biasa. Yang berpotensi menimbulkan gangguan, kerusakan, kerugian serius atau berpotensi membahayakan jiwa, kesejahteraan, layanan-layanan pokok, lingkungan atau pun keamanan nasional.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN