Visenda Residence Usung Konsep Eco Green
JAKARTA, investor.id - Visenda Residence hadir menjadi solusi hunian masa kini. Hunian modern minimalis berkonsep Eco Green yang cocok menjadi hunian masa kini. Rumah dirancang dengan memaksimalkan fungsi ruang sehingga setiap sisi-nya bermanfaat. Desain rumah memperhatikan penghematan energi dengan mengatur pencahayaan matahari dan sirkulasi udara.
Visenda Residence berlokasi strategis di pusat Kota Serang, hanya butuh 5 menit menuju pintu Tol Serang Timur, Pasar RAU, Mall of Serang hingga RS Sari Asih. Kawasan hunian juga menjadi nilai lebih pendukung kenyamanan hunian masa kini. Visenda Residence memberikan kenyamanan hunian dengan penghijauan terbaik di Kota Serang.
Selain itu hunian di Visenda Residence mendukung gaya hidup sehat dengan penyediaan fasilitas olahraga yang lengkap mulai dari club house, kolam renang, jogging track hingga lapangan basket. Berolahraga dengan aman dan nyaman karena hunian dilengkapi keamanan 24 jam dengan one gate system.
Saat kriteria rumah impian semakin tinggi, tapi masih banyak yang ragu untuk membeli rumah dikarenakan biaya yang cukup besar.
Visenda Residence menawarkan hunian ready stock mulai dari harga Rp 200 jutaan. Tersedia 2 tipe rumah private cluster yaitu Tipe Lily 6x12m dan Tipe Edelweiss 6x17m. Dan 5 tipe unit terbaru yaitu Tipe Ruby 6x14m, Tipe Jade 9x20m, Tipe New Opal 191m², Tipe New Sapphire 260m², Type Jasper 6 x 20m.
"Proses pembelian rumah di Visenda Residence sangat mudah. Anda hanya perlu mempersiapkan Booking fee, melengkapi dokumen-dokumen legalitas yang diperlukan, membayar biaya KPR dan melakukan tanda tangan AJB (Akta Jual Beli) di hadapan notaris. Kemudian terakhir kita akan melakukan serah terima unit," kata Kevin Christ Wirawan, Marketing Manager Visenda Residence dalam siaran persnya, Kamis (25/11).
Bersiap pindah rumah tahun depan ke Visenda Residence. Perumahan masa kini dengan harga mulai dari Rp 200 jutaan dan cicilan mulai 2 jutaan. Beli rumah tahun ini bisa menghemat hingga Rp 300 juta. Manfaatkan promo ini sebaik-baiknya karena promo hanya berlangsung sampai 31 Desember 2021.
Insentif PPN
Masa pandemi Covid-19 membuat masyarakat lebih selektif dalam memilih hunian yang tepat. Hal tersebut dipengaruhi oleh keadaan yang menuntut masyarakat harus bisa bekerja dari rumah, apalagi pandemi belum tau kapan akan berakhir.
Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk memudahkan dan tidak memberatkan pengeluaran masyarakat saat membeli rumah. Kebijakan tersebut yakni pemberian insentif PPN 100% untuk rumah tapak siap huni. Kebijakan ini tertulis dalam Peraturan Menteri keuangan (PMK) No. 103/PMK/010/2021 dan berlaku sampai Desember 2021.
Pemberian Insentif sebesar 100% dari PPN yang terutang atas penyerahan rumah tapak atau unit hunian rumah susun dengan harga jual paling tinggi Rp 2 miliar.
Insentif sebesar 50% dari PPN yang terutang diberikan atas penyerahan rumah tapak atau unit hunian rumah susun dengan harga jual di atas Rp 2 miliar sampai dengan Rp 5 miliar.
Bersamaan dengan pemberian Insentif PPN dari pemerintah, PT. Putra Windu Trijaya selaku developer dari Visenda Residence juga memberikan promo besar-besaran tahun ini.
“Selain potongan PPN 100%, kami juga memberikan subsidi DP hingga Rp 200 juta yang berarti DP-nya 0 rupiah. Lalu kami menyediakan subsidi biaya KPR sebesar Rp 15 juta. Kalau ditotalkan maka dengan promo kali ini Anda bisa menghemat hingga Rp 300 juta,” ujar Kevin Christ Wirawan.
Beli rumah tahun ini menjadi investasi menjanjikan dikarenakan nilai properti akan meningkat. Hal tersebut didukung dengan pemulihan tingkat perekonomian Indonesia tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Kestabilan ekonomi ini nantinya meningkatkan pergerakan usaha serta nilai properti. Terbukti dari keputusan pemerintah yang akan menaikkan tarif PPN menjadi 11% yang berlaku April 2022.
"Sebenarnya tahun ini momentum terbaik untuk beli rumah karena hanya tahun ini Anda bisa mendapatkan insentif PPN, DP 0 rupiah, subsidi biaya KPR dan masih dapat suku bunga terendah dari Bank. Selain itu kan tahun depan tarif PPN akan naik menjadi 11%, maka biaya membeli rumah akan bertambah juga," ujarnya
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur
Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.Tag Terpopuler
Terpopuler

