Sabtu, 4 April 2026

Kemenag Bentuk LPDU, Targetkan Kelola Dana Umat Rp 1.200 Triliun

Penulis : Akmalal Hamdhi
2 Apr 2026 | 20:08 WIB
BAGIKAN
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026). (B-Universe Photo/Akmalal Hamdhi)
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026). (B-Universe Photo/Akmalal Hamdhi)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengumumkan pembentukan Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) sebagai instrumen strategis untuk mengoptimalkan potensi dana keagamaan nasional. Lembaga ini ditargetkan mampu mengelola dana masyarakat yang diperkirakan mencapai Rp 1.000 triliun hingga Rp 1.200 triliun per tahun.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengibaratkan potensi dana umat di Indonesia sebagai "raksasa yang sedang tidur". Selama ini, berbagai sumber dana seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, hingga dana kurban belum terintegrasi dan terkelola secara produktif untuk kemaslahatan bangsa.

“Potensi dana umat ini seperti raksasa yang sedang tidur. Kalau kita bangkitkan, perhitungan total minimal bisa mencapai Rp 1.000 triliun per tahun. Jadi banyak cara untuk menjemput dana-dana umat yang tidak produktif selama ini. Akumulasinya bisa Rp 1.200 triliun per tahun,” ujar Nasaruddin dalam acara Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Advertisement

Menag merinci beberapa potensi besar yang belum tergarap maksimal, di antaranya:

  • Zakat: Potensi Rp 320 triliun per tahun, namun realisasi 2025 baru sekitar Rp 41 triliun.
  • Wakaf: Potensi Rp 178 triliun, namun penghimpunan saat ini baru sekitar Rp 1 triliun.
  • Dana Kurban: Memiliki nilai ekonomi hingga Rp 72 triliun per tahun.

Oleh karena itu, pemerintah akan mengoptimalkan dana umat tersebut untuk kemaslahatan bangsa. Dalam Islam terdapat sedikitnya 24 sumber dana umat yang dapat dioptimalkan seperti wakaf, infak, sedekah, fidyah, kifarah, hingga kurban dan umrah.

Guna memperkuat tata kelola dan transparansi, Kemenag akan berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pengawasan pergerakan dana. LPDU juga ditegaskan bersifat inklusif, yakni melayani seluruh agama di Indonesia, mulai dari Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, hingga Konghucu.

Sebagai simbol keseriusan pemerintah, kantor pusat LPDU direncanakan akan dibangun di kawasan strategis Bundaran Hotel Indonesia (HI) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Gedung tersebut direncanakan setinggi 40 lantai untuk menunjang operasional lembaga.

“Ini yang akan kita tampung di LPDU. (Kantor) 40 lantai akan dibangun Bapak Presiden di depan Hotel Indonesia,” pungkas Nasaruddin. Adapun Pembentukan lembaga ini ditargetkan tuntas pada tahun ini sebagai tonggak baru kemandirian ekonomi umat.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


InveStory 3 menit yang lalu

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Turnaround Garuda hanya akan berhasil jika perusahaan berhenti sekadar memonetisasi kursi dan mulai mengorkestrasi sistem nilai perusahaan.
Business 7 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 11 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 37 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 40 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 49 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia