Sabtu, 4 April 2026

Jokowi Resmikan Smelter PT BAI Mempawah, Impor Aluminium Bisa Distop

Penulis : Andriadi Perdana Putra
24 Sep 2024 | 14:13 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo saat meresmikan injeksi bauksit perdana di Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Bukit Batu, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9/2024).
Presiden Joko Widodo saat meresmikan injeksi bauksit perdana di Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Bukit Batu, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9/2024).

MEMPAWAH, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan injeksi bauksit perdana di Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Bukit Batu, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9/2024).

Jokowi dalam sambutannya menekankan, pembangunan smelter ini merupakan salah satu upaya menuju negara yang berdaulat terhadap industri dan hilirisasi serta menekan ketergantungan impor.

"Ekspor bahan mentah sejak 400 tahun lalu, sejak VOC. Negara yang mengimpor bahan baku kita telah menjadi negara maju, sementara kita tidak bisa berkembang jadi negara maju,” kata Jokowi.

Advertisement

Jokowi mengatakan, penerapan hilirisasi ini banyak ditentang oleh negara maju. Mereka tidak rela, jika Indonesia bisa melangkah lebih maju dengan skema hilirisasi industri yang menekan impor.

"Untungnya ada geopolitik global. Ada Covid ada resesi ekonomi sehingga negara-negara maju sibuk dengan masalah mereka. Sibuk menyelesaikan problem yang mereka miliki dan melupakan kita," jelasnya.

Karena itu, kata Jokowi, Indonesia mesti dapat mengambil kesempatan untuk membangun industri dengan skema pembangunan smelter dari mineral-mineral yang dimiliki. 

"Meski 4 tahun lalu stop nikel, Uni Eropa membawa ke WTO. Tapi setelah itu tidak ada ganggu. Bauksit stop, tidak ada komplain, tembaga juga tidak ada yang gugat. Karena mereka sibuk dengan masalah yang dihadapi," paparnya.

Menurut Jokowi, pembangunan smelter PT BAI merupakan usaha untuk menyongsong Indonesia menjadi negara industri. Mengolah sumber daya alam sendiri dan tidak lagi mengekspor bahan-bahan mentah.

Jokowi pun menegaskan akan menghentikan ekspor bahan-bahan mentah dan beralih dengan pengolahan sendiri. Sebab, nilai tambah akan diperoleh masyarakat, negara dan terlihat lompatan nilainya.

"Nikel, yang sebelum tahun 2020, kira-kira ekspor mentahan itu 1,4 sampai US$ 2 miliar, Artinya kurang lebih berapa? Rp 20-an triliun. Begitu kita stop tahun kemarin US$ 34,8 miliar. Artinya hampir Rp 600 triliun nilai tambah menjadi kita miliki sendiri," jelasnya. 

Jokowi memaparkan, kebutuhan aluminium di dalam negeri saat ini 1,2 juta ton untuk memenuhi kebutuhan tersebut sebanyak 56% adalah hasil impor. Padahal, Indonesia memiliki bahan baku serta raw materialnya.

"Oleh sebab itu, setelah ini selesai berproduksi impor yang 56% ini bisa kita stop. Enggak impor lagi, kita produksi sendiri di dalam negeri," jelasnya.

Dengan demikian, negara tidak kehilangan devisa karena dari sini keluar devisa kira-kira US$ 3,5 miliar setiap tahun yang merupakan angka yang sangat besar.

"Saya senang ekosistem dari hulu sampai hilir untuk industri aluminium terintegrasi telah selesai untuk fase pertamanya," ujarnya. 

Alur produksi smelter ini, mulai dari bahan baku yang diambil dari Tayan, Kabupaten Sanggau dan diolah di SGAR untuk menjadi alumina dan akan dikirim melalui Pelabuhan Kijing ke Kuala Tanjung untuk diolah oleh Inalum.

"Kita harapkan dengan investasi sebesar Rp 16 triliun, kita betul-betul akan memulai babak baru Indonesia sebagai negara industri," tandasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 16 menit yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 1 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 1 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 2 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 2 jam yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 2 jam yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia