Sabtu, 4 April 2026

BNI Gandeng GoPay untuk Isi Ulang TapCash

Penulis : Nida Sahara
29 Jun 2020 | 16:22 WIB
BAGIKAN
Pengguna Kartu BNI TapCash. Foto ilustrasi: IST
Pengguna Kartu BNI TapCash. Foto ilustrasi: IST

JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menggandeng PT Dompet Anak Bangsa (GoPay) untuk mendorong transaksi nontunai di era normal baru (new normal). Hal tersebut dilakukan dengan memudahkan pengguna uang elektronik BNI TapCash untuk isi ulang (top up) melalui GoPay disertai dengan proses update balance setelahnya.

Kedua perusahaan tersebut menyatukan fasilitas transaksi elektronik yang dimiliki masing-masing, yaitu uang elektronik BNI atau Kartu TapCash dengan GoPay dari perusahaan penyedia jaringan transportasi, Gojek.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies menjelaskan, hingga Mei 2020 pihaknya mencatat terdapat lebih dari 7 juta kartu TapCash yang beredar di masyarakat. Guna meningkatkan layanan isi ulang, pengguna kartu hanya perlu membuka aplikasi Gojek, kemudian pilih fitur Gobills, pilih menu isi ulang uang elektronik, kemudian pilih TapCash. Setelah isi ulang berhasil, pengguna dapat langsung melakukan update balance pada Aplikasi Gojek.

"Seperti yang kita ketahui, pengguna aplikasi Gojek sudah tersebar di Indonesia. Sehingga besar kemungkinan pengguna TapCash juga memiliki aplikasi Gojek di smartphone miliknya. Oleh karena itu, BNI ingin mempermudah pengguna TapCash dalam melakukan isi ulang. Pastikan smartphone-nya memiliki fitur Near-Field Communication (NFC)," terang Corina dalam konferensi pers secara virtual, Senin (29/6).

Corina menambahkan, bentuk kerja sama dengan GoPay tersebut untuk semakin mendukung pemerintah yang menganjurkan masyarakat untuk tetap menerapkan transaksi nontunai di era new normal. "Masyarakat tidak perlu khawatir jika saldo TapCash-nya kurang atau habis. Selain bisa isi ulang melalui channel BNI, sekarang juga sudah bisa melalui aplikasi Gojek," imbuh Corina.

Pihaknya mengatakan, masyarakat dapat melakukan isi ulang saldo TapCash mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 500 ribu. Sesuai ketentuan regulator, batas maksimum saldo uang elektronik berbasis kartu, salah satunya TapCash adalah sebesar Rp 2 juta.

Corina menyebut hingga saat ini perseroan telah bekerja sama dengan sejumlah e-commerce dan fintech payment untuk mempermudah isi ulang TapCash BNI. "BNI perluas kanal akseptasi, ke depan e-commerce dan fintech lainnya agar dapat kemudahan isi ulang. Kami sudah kerja sama dengan Blibli.com, Bukalapak, LinkAja, dan kami sudah development dengan e-commerce besar untuk permudah membeli dan top up TapCash," tutur Corina.

Pada kesempatan yang sama, Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata mengungkapkan, kerja sama ini bertujuan untuk mendukung transaksi non tunai tanpa kontak dan memudahkan para pengguna GoPay yang juga pengguna BNI TapCash untuk melakukan isi ulang TapCash dengan GoPay melalui Aplikasi Gojek.

"Ke depannya kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perbankan, untuk memberikan kemudahan dan kebebasan kepada masyarakat Indonesia dalam bertransaksi non-tunai terutama tanpa kontak," papar Budi.

Lebih lanjut, Corina menuturkan, penggunaan kartu uang elektronik di Indonesia semakin meningkat seiring dengan penerapan new normal dan masyarakat juga dianjurkan untuk bertransaksi secara nontunai. Salah satu kelebihan dari kartu uang elektronik yaitu masyarakat tidak perlu membuka rekening tabungan atau mendaftar menjadi nasabah suatu bank untuk mendapatkannya. Masyarakat cukup membeli kartunya dan melakukan isi ulang di channel yang disediakan.

Kartu TapCash dapat digunakan untuk pembayaran transportasi umum seperti Commuter Line, TransJakarta, MRT, LRT, Railink, dan Kapal Penyeberangan, pembayaran tol dan parkir, hingga transaksi di berbagai toko retail BNI seperti restoran, bioskop, dan minimarket. "TapCash berbasis kartu ini dapat dipergunakan untuk banyak hal, mulai dari parkir, moda transportasi, di toko atau merchant sudah bisa," kata Corina.

Kartu TapCash ini pun dapat diisi ulang melalui channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, ATM BNI, Agen46, hingga e-commerce dan toko retail seperti minimarket.  

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 32 menit yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 33 menit yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 57 menit yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 1 jam yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 2 jam yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 2 jam yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia