Jasa Marga Luncurkan Aplikasi Travoy 3.0 untuk Kenyamanan Pengguna Jalan
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus meningkatkan pelayanan pengguna jalan dengan menyediakan fasilitas teknologi dan informasi pendukung. Aplikasi bernama Travoy (Travel with Comfort and Joy) 3.0 diluncurkan sebagai asisten digital yang membuat perjalanan di jalan tol menjadi lebih aman dan nyaman.
Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita menjelaskan, Travoy 3.0 merupakan pengembangan dari aplikasi Travoy yang sebelumnya diluncurkan pada tahun 2019 lalu. Travoy 3.0 diintegrasikan dengan aplikasi yang juga dikelola oleh Jasa Marga lainnya yakni JMCARe.
Menurut Atika, penggabungan JMCare dengan Travoy yang kemudian menjadi Travoy 3.0 dibarengi dengan penambahan fitur-fitur baru untuk menjawab kebutuhan pengguna jalan seperti fitur layanan Panic Shake yang dapat digunakan ketika pengguna jalan membutuhkan bantuan darurat petugas operasional jalan tol.
“Memesan derek juga jauh lebih mudah karena ada fitur Derek Online untuk pemesanan derek sampai pemantauan progres laporan. Tapi lokasi derek secara real time di aplikasi saat ini masih terbatas hany untuk digunakan di wilayah Jabotabek,” papar Atika dalam keterangan resminya, Kamis (4/3).
Selain itu, dengan Travoy 3.0, pengguna jalan juga dapat memantau situasi terkini lalu lintas dari CCTV Jalan Tol Jasa Marga Group hingga menghitung kalkulasi tarif tol yang perlu dibayarkan pengguna jalan selama perjalanan. Tujuannya, agar dapat mengantisipasi jumlah saldo yang harus diisi di dalam uang elektronik.
“Kami juga menyediakan fitur Laporan Anda untuk menampung semua kritik dan masukan dari pengguna jalan yang pastinya akan membuat Jasa Marga terus meningkatkan pelayanan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ditambah lagi, Travoy 3.0 dilengkapi dengan fitur Travnews dan fitur Yuk Mampir yang berisi berita terkini mengenai jalan tol serta lokasi rest area hingga rekomendasi wisata hingga kuliner pada destinasi pengguna jalan. Saat ini Travoy 3.0 sudah dapat diunduh melalui Apps Store untuk pengguna iOS dan Google Play Store untuk pengguna Android. Aplikasi Travoy 1.0 diluncurkan pertama kali pada Mei 2019 untuk sistem operasi Android.
Setelah melalui tahapan pengembangan lebih lanjut, Travoy 2.0 resmi diluncurkan dengan fitur dan tampilan terbaru pada Februari 2020, Travoy 2.0 kembali dikembangkan dan pada Maret 2020, Travoy 2.0 kembali memiliki beberapa fitur baru seperti Geofencing Marketing, E- Toll history dan Incident Reporting System serta fitur Take n Go. Masih di tahun yang sama, Jasa Marga pun memulai untuk mengintegrasikan Aplikasi Travoy dengan aplikasi JMCARe milik Jasa Marga sehingga menjadi Aplikasi Travoy 3.0 yang berkembang saat ini. (mwd)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur
Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.Tag Terpopuler
Terpopuler

