IPO Golden Westindo (GWAA) Ditunda
JAKARTA, investor.id - Terungkap perkembangan terkini rencana initial public offering (IPO) oleh PT Golden Westindo Artajaya Tbk (GWAA).
Pada situs web e-ipo.co.id diakses 26 September 2024 pagi, status terkini rencana IPO GWAA menjadi ‘postpone’ alias ditunda.
Belum ada keterangan resmi mengenai penundaan IPO oleh Golden Westindo Artajaya tersebut.
Sebelumnya, Golden Westindo Artajaya (GWAA) berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) maksimal 685.714.300 (30%) saham. Perseroan membuka harga penawaran awal (bookbuilding) di kisaran Rp 100-120/saham, sehingga nilai keseluruhan IPO maksimal Rp 82,28 miliar.
Masa penawaran awalnya dilangsungkan pada 10-18 September 2024. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Shinhan Sekuritas.
Pengendali
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur
Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.Tag Terpopuler
Terpopuler






