Sudah Terlambat Beli Emas? Ini Kata Pakar
JAKARTA, investor.id - Di tengah gejolak pasar global dan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi alternatif, harga emas terus menunjukkan performa positif.
Menurut pelaku pasar sekaligus CEO Vier Corp, Vier Abdul Jamal, tren kenaikan harga emas tidak lepas dari faktor geopolitik, termasuk manuver kampanye Donald Trump serta ketidakpastian pasar saham global.
“Emas itu sudah menjadi alat ukur absolut sejak peradaban manusia. Saat pasar saham bergejolak dan kebijakan ekonomi tidak pasti, investor pasti kembali ke safe haven seperti emas,” ujar Vier dalam program edukasi intensif bertajuk Training Super Cluster: Strategi Profit Konsisten GOLD bersama Dupoint Futures Indonesia, Senin (21/4/2025).
Instrumen Antisipatif
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur
Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.Tag Terpopuler
Terpopuler





