RI Siap Ekspor Jati Unggul ke Jepang
MAGETAN - Empat puluh lima ribu pohon jati unggul nusantara (JUN) dipanen di Desa Sumur Songo, Kecamatan Laras, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kemarin. Hasil panen jati berusia lima tahun tersebut akan diekspor ke Jepang, memenuhi kebutuhan flooring atau lantai berbahan kayu di negara itu.
“Ini bukti bahwa teknologi rekayasa genetik mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Jati, umumnya baru bisa dipanen paling cepat 20 tahun. Usia JUN hanya 5 tahun. Semua hasil panen ini akan diekspor ke Jepang,” kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di Magetan, Senin (16/4).
Kemarin, Zulkifli melakukan panen perdana JUN yang ditanam Desember 2006 itu. Panen perdana tersebut juga dihadir Bupati Magetan Sumantri. Zulkifli menjelaskan, JUN merupakan salah satu varietas jati Jawa yang dikembangkan melalui rekayasa genetik.
“Persisnya dikembangkan dari jati plus Perhutani dan jati Jawa,” kata Zulkifli.
Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

