Lokasi Instalasi Militer Harus Jauh dari Pemukiman
JAKARTA-Pengamat militer dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Mochmmad
Nurhasyim mengatakan idealnya lokasi instalasi militer berjauhan dengan
permukiman penduduk untuk meminimalkan korban sipil dari aktivitas
militer.
"Konsep baru pertahanan saat ini adalah instalasi
militer berlokasi jauh dari rumah-rumah penduduk. Sebab, bila terjadi
perang, yang pertama diserang pasti instalasi militer," kata Mochammad
Nurhasyim dihubungi di Jakarta, Selasa.
Karena itu,
Nurhasyim mengatakan pemerintah perlu mengkaji lokasi
instalasi-instalasi militer yang ada di Indonesia, apakah masih perlu
berdekatan dengan permukiman penduduk.
Menurut dia, modernisasi TNI seharusnya juga memperhitungkan jarak lokasi instalasi militer dengan permukiman warga sipil.
"Supaya tidak ada korban sipil bila terjadi perang dan instalasi
militer kita diserang, atau aktivitas militer lainnya. Instalasi militer
perlu dijauhkan dari lokasi aktivitas warga sipil sebagai aspek
keamanan," tuturnya.
Nurhasyim mengatakan di Indonesia masih
banyak instalasi militer yang berdekatan dengan permukiman penduduk
maupun instansi sipil. Di Jakarta misalnya, di sekitar Monumen Nasional
sebagai pusat ibu kota terdapat beberapa instansi militer.
"Di sekeliling Monas ada Markas Kostrad. Lokasinya sangat dekat dengan Istana Kepresidenan dan Masjid Istiqlal," ujarnya.
Di sekitar Monas memang terdapat beberapa instalasi militer. Selain
Markas Kostrad, juga terdapat Markas Komando Marinir, dan Komando
Armada Laut Barat.
Pesawat Hercules dengan nomor ekor A-1310
jatuh di Jalan Jamin Ginting Medan, dekat Lanud Soewondo eks Bandara
Polonia Medan pada Selasa sekitar pukul 11.00 WIB.
Pesawat
tersebut jatuh di sebuah kompleks perumahan yang sedang dalam
pembangunan di Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.
Pesawat Hercules dengan nomor ekor A-1310 jatuh di Jalan Jamin Ginting
Medan, dekat Lanud Soewondo eks Bandara Polonia Medan pada Selasa
sekitar pukul 11.00 WIB.
Pesawat tersebut jatuh di sebuah
kompleks perumahan yang sedang dalam pembangunan di Kelurahan Mangga,
Kecamatan Medan Tuntungan.
Kejadian tersebut menyebabkan
sebagian rumah yang sedang dibangun di wilayah tersebut terbakar. Belum
diketahui apakah ada korban tewas dalam kejadian tersebut. Sejumlah
prajurit TNI dilaporkan sedang melakukan evakuasi.(Ant/SP/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence
PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.Tag Terpopuler
Terpopuler

