Minggu, 5 April 2026

City Vision Hadirkan LED di Gedung BEI, Targetkan Pasar Iklan OHH dari Emiten

Penulis : Mardiana Makmun
9 Jun 2024 | 23:49 WIB
BAGIKAN
Co-Founder & Co-CEO City Vision, Meyrick Sumantri (kanan) meluncurkan media luar ruang (Out of Home/OHH) The Iconic Bursa Efek LED di Gedung BEI, Jakarta.
Co-Founder & Co-CEO City Vision, Meyrick Sumantri (kanan) meluncurkan media luar ruang (Out of Home/OHH) The Iconic Bursa Efek LED di Gedung BEI, Jakarta.

JAKARTA, investor.id  – City Vision, perusahaan iklan Out-of-Home (OOH), menghadirkan inovasi terbarunya, The Iconic Bursa Efek LED di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). City Vision menargetkan pasar OHH dari berbagai bidang perusahaan, termasuk emiten dan perusahaan yang akan IPO.

“Sebagai pemimpin pasar media luar ruang atau out of home (OHH), kami terus berinovasi dan berkontribusi pada kota Jakarta dengan menghadirkan The ICONIC Bursa Efek LED di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI),” kata Co-Founder & Co-CEO City Vision, Meyrick Sumantri, di Jakarta.

Gedung BEI dipilih, karena City Vision melihat berdasarkan catatan PT Bursa Efek Indonesia, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai angka 12,16 juta orang pada tahun 2023. Angka ini naik 18% atau 1,85 juta orang dari tahun 2022 yang sebesar 10,31 juta investor. Peningkatan jumlah investor ini merupakan hasil upaya yang dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, sekaligus literasi keuangan kepada masyarakat.

“Ada banyak bidang emiten yang bisa memasang iklannya di The ICONIC Bursa Efek LED, mulai dari retail makanan dan minuman, fashion, bank, hingga perusahaan yang akan melakukan IPO (Initial Public Offering),” kata Meyrick.

ADVERTISEMENT

Menurut Meyrick, kelebihan OHH di The ICONIC Bursa Efek LED adalah ini menjadi roadside LED pertama di Indonesia yang dilengkapi fitur realtime tickers yang memungkinkan para penggemar dan profesional keuangan di Indonesia untuk selalu terupdate dengan kondisi pasar modal saham di Indonesia.

“Dilengkapi dengan realtime tickers untuk uptrend, downtrend, dan sideways, inovasi ini memungkinkan para penggemar dan profesional keuangan di Indonesia untuk selalu terupdate dengan kondisi pasar modal saham,” papar Meyrick.

Meyrick optimistis, inovasi ini bakal diterima target pasar. “OHH adalah dua fasting growth di dunia dan Indonesia. Digital marketing di peringkat satu dan OHH di peringkat dua. Kalau dari total nolai belanja iklan yang besarnya mencapai Rp75 trilun per tahun, OHH mencapai 4-5%-nya,” papar Meyrick.

Dia mengungkapkan, saat ini, City Vision memiliki 1.000 klien dari beragam brand unik. “Untuk saat ini, baru 12 klien OHH di The ICONIC Bursa Efek LED. Diantaranya Mayora, Saratoga, Indofood, CIMB Niaga, Tokopedia, Paramount, Sony Picture, Somethinc, Informa, Cimory, Mola, dan Indo Premier Securitas,” papar Meyrick.

Ricky Afrianto, Global Direktur PT Mayora Group mengungkapkan targetnya memasang iklan OHH di The ICONIC Bursa Efek LED. “Mayora menangkap peluang ini untuk mencapai tujuan marketing, yaitu tak hanya menjangkau masyarakat umum, tetapi juga orang-orang yang jago finance dan investor,” kata Ricky.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia