Kemasan Bukan Hanya Pelindung Produk
JAKARTA,Investor.id -Saat ini, kemasan bukan sekadar pelindung dalam produk. Di tengah persaingan ketat industri makanan ringan nasional, inovasi desain kemasan dapat meningkatkan daya tarik konsumen.
Pendekatan kreatif tersebut menjadikan kemasan bukan hanya sebagai pelindung produk, melainkan juga sebagai alat komunikasi merek yang kuat dan relevan dengan generasi muda serta keluarga Indonesia. Strategi tersebut membuat ChompChomp Marshmallow bukan sekadar makanan ringan, melainkan sebagai lifestyle snack yang relevan dengan generasi muda dan keluarga Indonesia, sebuah segmen pasar dengan nilai ekonomi yang sangat potensial.
Sebagai informasi, ChompChomp Marshmallow merupakan produk yang diimpor oleh PT Catur Global Sukses dan didistribusikan secara nasional oleh PT Dinus Cipta Mandiri. PT Catur Global Sukses berperan sebagai perusahaan importir ChompChomp Marshmallow sebelum produk tersebut didistribusikan secara nasional. Sementara itu, PT Dinus Cipta Mandiri merupakan distributor resmi yang mengelola pengembangan jaringan distribusi serta strategi pemasaran jenama di Indonesia.
Keberhasilan menggunakan kemasan sebagai daya tarik membuat ChompChomp Marshmallow meraih Creative Packaging & Branding Excellence Award 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year. Penghargaan tersebut semakin memperkuat reputasi jenama ini sebagai salah satu pemain yang inovatif dalam industri makanan ringan nasional.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Larauzi Wahyuli selaku Sales Manager PT Dinus Cipta Mandiri yang selama ini bertanggung jawab atas distribusi serta pengembangan jenama ChompChomp Marshmallow di Indonesia. Dia menerangkan, penghargaan itu tidak akan tercapai tanpa dukungan dari kerja keras tim ChompChomp dan mereka juga berkomitmen memberikan akses publik berupa dokumen legalitas seperti verfikasi sertifikat halal, serta verfikasi publik dan produk.
“Oleh karena itu, kami harap untuk ChompChomp kedepannya memberikan produk cukup menyenangkan aman dan pastinya halal,” ujar Larauzi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (22/2/2026).
Penghargaan ini tidak terlepas dari strategi ChompChomp yang dinilai berhasil menghadirkan strategi packaging dan jenama yang tidak sekadar menarik secara visual, tetapi juga efektif secara bisnis. Kemasan yang penuh warna, fun, dan family-friendly membuat produk ini mudah dikenali di rak ritel modern maupun marketplace digital.
Selain itu yang menjadi dasar penghargaan adalah karena Konsistensi identitas visual di seluruh varian produk, Inovasi desain kemasan yang meningkatkan daya tarik konsumen, Pertumbuhan distribusi di ritel modern, Strategi pemasaran digital yang memperkuat jenama awareness, dan Kontribusi terhadap penguatan industri makanan ringan di Indonesia.
Acara ITAY 2026 dibuka oleh Suryopratomo selaku Komisaris Metro TV dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Kepala BRIN Arief Satria, Komaruddin Hidayat, pimpinan BUMN dan BUMD, akademisi, serta pelaku industri dari berbagai sektor. Dalam sambutannya, Suryopratomo menegaskan, ITAY merupakan bentuk apresiasi bagi institusi dan jenama yang mampu menghadirkan inovasi nyata serta transformasi berkelanjutan di industrinya.
Kemudian, Founder ITAY, Arief Hidayat Thamrin, turut menekankan pentingnya kreativitas dalam membangun daya saing jenama. Ia menyatakan, “Kekuatan kreativitas dalam jenamaing dan kemasan terbukti mampu membangun loyalitas dan pengalaman konsumen secara jangka Panjang,” tutur dia.
Acara penghargaan tersebut turut dihadiri oleh Kepada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan yang juga malam itu menerima dua award, yaitu Best Leader of Change in Public Service Transformation 2026 dan Excellence in Public Service Transformation of The Year 2026 kategori lembaga untuk BPJPH.
Editor: Leonard
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



