Rupiah Tertekan, BI Pastikan Pasar Tetap Terkendali
JAKARTA,investor.id – Bank Indonesia (BI) memastikan untuk senantiasa berperan aktif di pasar guna menjaga kestabilan nilai tukar rupiah serta mengantisipasi dampak yang timbul akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Mengingat ketegangan geopolitik yang terjadi di pasar dunia turut berimbas ke nilai tukar rupiah.
“Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar untuk mencegah dampak dari meluasnya konflik Timur Tengah,” ucap Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu(4/3/2026).
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.12 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar pada Rabu (4/3/2026) turun 50 poin (0,3%) ke level Rp 16.922 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,13% ke level 99,18.
Bank Indonesia konsisten di pasar melalui intervensi baik transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.
“Intervensi yang tegas dan konsisten akan terus kami lakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward di pasar domestik, disertai dengan pembelian surat berharga negara di pasar sekunder,” tutur dia.
Menurut dia pelemahan rupiah masih selaras dengan kondisi mata uang negara-negara di regional. Adapun cadangan devisa tetap terjaga di level US$ 154,6 miliar akhir Januari 2026 dan arus masuk modal asing di pasar keuangan domestik selama tahun 2026 tercatat sejumlah Rp 25,7 triliun.
Sebelumnya, pada akhir Februari 2026, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan operasi militer besar yang menyerang berbagai target militer dan nuklir di Iran, termasuk fasilitas penting dan infrastruktur militer Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (86), telah tewas dalam serangan besar-besaran AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Sementara klaim berbeda pihak Iran menyebut bahwa pemimpinya tetap "aman dan sehat". Menukil CNN World, Trump mengumumkan pembunuhan Khamenei dalam sebuah unggahan di Truth Social, menyebutnya sebagai ‘salah satu orang paling jahat dalam sejarah’.
“Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari berbagai negara di seluruh dunia yang telah dibunuh atau disiksa oleh Khamenei dan gerombolan penjahat kejamnya,” tulis Trump.
Editor: Arnoldus Kristianus
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia
Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global
Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur
Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Tag Terpopuler
Terpopuler






