Minggu, 5 April 2026

Prospek Rupiah Terus Tertekan Gara-gara Ini

Penulis : Natasha Khairunisa
12 Mar 2026 | 18:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)
Ilustrasi mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) diproyeksi sulit berbalik arah pada Jumat besok, 13 Maret 2026.

Pada perdagangan Kamis sore (12/3/2026), kurs rupiah ditutup melemah 7 poin terhadap dolar AS (USD), setelah sebelumnya sempat melemah 25 poin di level Rp 16.893 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.886.

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.890 - Rp 16.920," ungkap Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis yang dibagikan pada Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ibrahim mengungkapkan, prospek kurs rupiah masih terdampak sentimen lonjakan harga minyak dunia yang telah menembus US$ 100 per barel. 

"Harga minyak yang lebih tinggi membuat pasar sebagian besar waspada terhadap peningkatan inflasi jangka panjang. Hal ini pada gilirannya memicu kekhawatiran atas kebijakan bank sentral yang lebih agresif dalam beberapa bulan mendatang," papar Ibrahim.

Rupiah juga diproyeksi kembali melemah meski Presiden AS Donald Trump telah mengeluarkan sinyal bahwa perang di Iran hampir berakhir.

Dari sentimen moneter, prospek rupiah juga terpengaruh rilis data CPI Februari yang sesuai ekspektasi memberikan sedikit petunjuk.

"Fokus minggu ini sepenuhnya tertuju pada data indeks harga PCE untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Jumat, untuk mendapatkan petunjuk yang lebih pasti mengenai inflasi. Data tersebut merupakan tolok ukur inflasi pilihan Federal Reserve, dan kemungkinan akan menjadi faktor dalam ekspektasi inflasi jangka panjang," imbuh Ibrahim.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 4 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 4 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 7 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia