Minggu, 5 April 2026

Fitch Pertahankan Rating PGN (PGAS) BBB- dengan Outlook Stabil

Penulis : Jauhari Mahardhika
11 Mar 2026 | 22:15 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN, subholding Gas Pertamina. (Foto: PGN)
Ilustrasi kegiatan usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN, subholding Gas Pertamina. (Foto: PGN)

JAKARTA, investor.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN, subholding Gas Pertamina, mempertahankan peringkat kredit investment grade pada level BBB- dengan outlook stabil dari lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, untuk mata uang asing maupun rupiah.

Penegasan peringkat ini mencerminkan ketahanan fundamental bisnis, kekuatan arus kas, serta posisi strategis PGN sebagai pengelola infrastruktur gas bumi nasional, di tengah dinamika pasar dan penyesuaian outlook terhadap sejumlah korporasi Indonesia setelah perubahan prospek sovereign Indonesia oleh Fitch.

Direktur Keuangan PGN, Catur Dermawan menyampaikan bahwa afirmasi rating tersebut menunjukkan kepercayaan lembaga pemeringkat global terhadap fundamental bisnis dan stabilitas operasional PGN.

ADVERTISEMENT

“Penegasan peringkat BBB- dengan outlook stabil mencerminkan ketahanan fundamental PGN yang didukung oleh portofolio infrastruktur gas yang strategis, kinerja operasional yang andal, serta pengelolaan keuangan yang disiplin,” kata Catur dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

Sebagai pengelola lebih dari 95% jaringan infrastruktur gas bumi di Indonesia, emiten berkode saham PGAS tersebut memiliki jaringan transmisi dan distribusi gas yang luas dan melayani berbagai sektor strategis, mulai dari industri, pembangkit listrik, komersial hingga rumah tangga.

Peran tersebut menjadikan PGN (PGAS) sebagai operator infrastruktur energi yang penting dalam sistem energi nasional serta mendukung ketahanan energi domestik.

Pada 2025, PGAS mencatatkan pendapatan sebesar US$ 3,9 miliar dengan EBITDA mencapai US$ 971,2 juta, serta mempertahankan posisi arus kas yang kuat sebesar US$ 1,3 miliar.

Kondisi tersebut memberikan fleksibilitas keuangan bagi PGAS dalam menjaga stabilitas operasional, sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur gas bumi di masa mendatang.

Profil keuangan PGAS juga menunjukkan penguatan yang konsisten. Interest coverage ratio meningkat menjadi 17,44 kali pada akhir 2025 dibandingkan 15,83 kali pada tahun sebelumnya, mencerminkan kemampuan EBITDA PGAS dalam memenuhi kewajiban bunga secara sangat memadai.

Selain itu, rasio debt to equity juga membaik menjadi 30,5% dari sebelumnya 34,6%, yang menunjukkan pengelolaan struktur permodalan yang prudent serta disiplin keuangan yang terjaga.

Ke depan, PGAS akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui optimalisasi pemanfaatan infrastruktur gas bumi nasional, integrasi portofolio pasokan gas pipa dan LNG, serta peningkatan efisiensi operasional guna menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga keandalan operasional, memperkuat integrasi infrastruktur gas nasional, serta memastikan keberlanjutan pasokan energi bagi pelanggan di seluruh Indonesia,” ujar Catur.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia