Minggu, 5 April 2026

Investor Leyand International (LAPD) Naik Signifikan, Aksi MTO Jadi Sorotan

Penulis : Indah Handayani
13 Mar 2026 | 05:18 WIB
BAGIKAN
PT Leyand International Tbk. Foto ilustrasi: Perseroan
PT Leyand International Tbk. Foto ilustrasi: Perseroan

JAKARTA, investor.id – Jumlah investor PT Leyand International Tbk (LAPD) naik signifikan dalam beberapa waktu terakhir, seiring masuknya pengendali baru yang tengah menyiapkan transformasi bisnis perseroan.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 28 Februari 2026 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah pemegang saham LAPD tercatat mencapai 8.832 pihak. Angka ini meningkat sekitar 1.829 investor dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang sebanyak 7.003 pihak.

Lonjakan jumlah investor tersebut terjadi setelah perubahan struktur kepemilikan saham perseroan. Saat ini, sekitar 51% saham LAPD dikuasai oleh pengendali baru, JSI Sinergi Mas, sementara sekitar 49% sisanya dimiliki publik atau free float.

ADVERTISEMENT

Masuknya pengendali baru terjadi setelah JSI Sinergi Mas menuntaskan akuisisi saham pada November 2025 dengan membeli sekitar 2,08 miliar saham LAPD dari sejumlah pemegang saham lama, termasuk Layman Holdings Pte Ltd.

Sejalan dengan perubahan pengendali tersebut, JSI Sinergi Mas saat ini tengah menjalankan aksi mandatory tender offer (MTO) atas saham publik LAPD. Pelaksanaan tender wajib tersebut berlangsung selama 30 hari, yakni sejak 28 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan harga penawaran Rp51 per saham.

Melalui aksi tersebut, JSI Sinergi Mas menawarkan untuk membeli maksimal 1,65 miliar saham atau sekitar 41,62% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Nilai maksimum transaksi dalam tender wajib ini diperkirakan mencapai sekitar Rp84,2 miliar.

Pengendali baru juga menegaskan telah menyiapkan dana yang memadai untuk memenuhi seluruh kewajiban pembayaran dalam pelaksanaan tender wajib tersebut. Di sisi lain, manajemen perseroan juga tengah menyiapkan langkah transformasi bisnis dengan memperluas usaha ke sektor energi dan pertambangan.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah melalui rencana akuisisi perusahaan kontraktor pertambangan PT Bersaudara Sinergi Sejahtera. Akuisisi tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat fundamental bisnis perseroan ke depan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 4 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 4 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 7 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia