Investor Leyand International (LAPD) Naik Signifikan, Aksi MTO Jadi Sorotan
JAKARTA, investor.id – Jumlah investor PT Leyand International Tbk (LAPD) naik signifikan dalam beberapa waktu terakhir, seiring masuknya pengendali baru yang tengah menyiapkan transformasi bisnis perseroan.
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 28 Februari 2026 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah pemegang saham LAPD tercatat mencapai 8.832 pihak. Angka ini meningkat sekitar 1.829 investor dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang sebanyak 7.003 pihak.
Lonjakan jumlah investor tersebut terjadi setelah perubahan struktur kepemilikan saham perseroan. Saat ini, sekitar 51% saham LAPD dikuasai oleh pengendali baru, JSI Sinergi Mas, sementara sekitar 49% sisanya dimiliki publik atau free float.
Masuknya pengendali baru terjadi setelah JSI Sinergi Mas menuntaskan akuisisi saham pada November 2025 dengan membeli sekitar 2,08 miliar saham LAPD dari sejumlah pemegang saham lama, termasuk Layman Holdings Pte Ltd.
Sejalan dengan perubahan pengendali tersebut, JSI Sinergi Mas saat ini tengah menjalankan aksi mandatory tender offer (MTO) atas saham publik LAPD. Pelaksanaan tender wajib tersebut berlangsung selama 30 hari, yakni sejak 28 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan harga penawaran Rp51 per saham.
Baca Juga:
JSI Sinergi Mas Mulai Tender Wajib LAPDMelalui aksi tersebut, JSI Sinergi Mas menawarkan untuk membeli maksimal 1,65 miliar saham atau sekitar 41,62% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Nilai maksimum transaksi dalam tender wajib ini diperkirakan mencapai sekitar Rp84,2 miliar.
Pengendali baru juga menegaskan telah menyiapkan dana yang memadai untuk memenuhi seluruh kewajiban pembayaran dalam pelaksanaan tender wajib tersebut. Di sisi lain, manajemen perseroan juga tengah menyiapkan langkah transformasi bisnis dengan memperluas usaha ke sektor energi dan pertambangan.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah melalui rencana akuisisi perusahaan kontraktor pertambangan PT Bersaudara Sinergi Sejahtera. Akuisisi tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat fundamental bisnis perseroan ke depan.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





