Minggu, 5 April 2026

Platform Kripto Besar Ditutup Setelah Peretasan US$ 26 Juta

Penulis : Grace El Dora
24 Feb 2026 | 10:46 WIB
BAGIKAN
Platform Kripto Besar tutup permanen usai peretasan US$ 26 juta. Ini kronologi dan skema pengembalian dana bagi pemegang token STEP di sini.
Platform Kripto Besar tutup permanen usai peretasan US$ 26 juta. Ini kronologi dan skema pengembalian dana bagi pemegang token STEP di sini.

KUALA LUMPUR, investor.id – Industri kripto kembali berduka. Step Finance, platform dasbor keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang sempat dijuluki sebagai "halaman depan Solana", resmi mengumumkan penghentian seluruh operasionalnya. Keputusan pahit ini diambil setelah perusahaan mengalami peretasan sebesar US$ 26 juta (sekitar Rp 437,2 miliar) pada awal tahun ini.

Melalui pernyataan resmi di media sosial X yang dikutip The Street pada Selasa (24/2/2026), tim di balik Step Finance, SolanaFloor, dan Remora Markets mengungkapkan mereka telah menempuh segala upaya untuk bertahan.

"Kami telah mengeksplorasi setiap jalan keluar yang memungkinkan, termasuk mencari pendanaan baru hingga peluang akuisisi. Namun, kami gagal mendapatkan hasil yang layak," tulis manajemen Step Finance, dikutip Selasa.

ADVERTISEMENT

Kronologi Peretasan Dompet Perbendaharaan

Krisis ini bermula pada 31 Januari 2024, ketika Step Finance mengungkapkan sejumlah dompet perbendaharaan (treasury) dan dompet biaya (fee wallets) mereka telah dibobol oleh peretas yang mereka sebut sebagai aktor canggih.

Meskipun tim langsung bekerja sama dengan pakar keamanan siber dan melaporkan kasus ini ke pihak berwenang, dampak finansial yang ditimbulkan ternyata terlalu besar untuk dipulihkan.

Didirikan pada 2021, Step Finance merupakan pemain kunci dalam ekosistem Solana. Platform ini mengintegrasikan data dari 95% protokol berbasis Solana ke dalam satu dasbor tunggal. Pada masa kejayaannya, Step Finance mencatatkan sekitar 300.000 pengguna aktif bulanan.

Upaya Restrukturisasi yang Kandas

Sebelum insiden peretasan terjadi, Step Group sebenarnya sudah mulai melakukan restrukturisasi. Pada November 2025 mereka sempat menutup dasbor utama Step Finance untuk fokus pada lini bisnis lain, yakni media SolanaFloor dan platform perdagangan Remora Markets.

Remora Markets sendiri direncanakan untuk membawa perdagangan saham ter-tokenisasi, seperti Nvidia dan Tesla, ke jaringan Solana. Namun, peretasan besar pada Januari 2026 menghancurkan rencana ambisius tersebut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia