Harga Bitcoin (BTC) Tersungkur di Tengah Gejolak Timur Tengah
JAKARTA, investor.id – Pasar kripto ambles, bahkan harga Bitcoin (BTC) tersungkur pada perdagangan Senin (2/3/2026) pagi, di tengah meningkatnya volatilitas geopolitik dan kekhawatiran lonjakan inflasi AS.
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.15 WIB, kapitalisasi pasar kripto global anjlok 2,32% menjadi US$ 2,26 triliun. Harga Bitcoin (BTC) hari ini jatuh 1,8% ke US$ 65.952 per koin atau sekitar Rp 1,11 miliar (kurs Rp 16.832).
Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar juga terpangkas 2,1%. Dengan Ethereum turun 1,36% ke US$ 1.941, XRP jatuh 2,11 ke US$ 1,35, Dogecoin (DOGE) terkoreksi 1,62% ke US$ 0,09, dan Solana (SOL) terpangkas 0,91% ke US$ 83. Sedangkan Binance (BNB) naik 0,42% ke US$ 619.
Dikutip dari CoinDesk, harga Bitcoin relatif stabil di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Pelaku pasar kripto justru menilai peluang reli masih terbuka, dengan target jangka pendek di kisaran US$ 74.000.
Pasar keuangan tradisional (TradFi) belum sepenuhnya merespons karena perdagangan akhir pekan tutup. Namun, kontrak berjangka saham AS tercatat turun sekitar 0,65%. Di pasar kripto, volatilitas sempat meningkat, tetapi kemudian mereda tanpa terjadi penembusan besar dari kisaran harga lokal.
Analis kripto Michaël van de Poppe menilai, respons awal pasar tergolong positif. Meski demikian, ia mengingatkan masih ada ketidakpastian terkait pembukaan pasar AS dan celah harga (gap) pada kontrak berjangka Bitcoin di CME Group.
Ia menyoroti level rata-rata pergerakan sederhana (simple moving average/SMA) 21 hari di sekitar US$ 67.627 sebagai area penting yang perlu ditembus untuk memicu reli lanjutan. Sementara itu, gap akhir pekan di pasar futures CME berada di kisaran US$ 65.880.
Trader lain, BitBull, menilai struktur teknikal jangka pendek masih mendukung penguatan. Menurutnya, Bitcoin berpotensi reli menuju kisaran US$ 73.000– 74.000 jika mampu mempertahankan level dukungan saat ini.
Telah Diantisipasi
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence
PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.Tag Terpopuler
Terpopuler






