Sabtu, 4 April 2026

Harga Bitcoin (BTC) Tersungkur di Tengah Gejolak Timur Tengah

Penulis : Indah Handayani
2 Mar 2026 | 06:28 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin (BTC). (IST)
Ilustrasi Bitcoin (BTC). (IST)

JAKARTA, investor.id Pasar kripto ambles, bahkan harga Bitcoin (BTC) tersungkur pada perdagangan Senin (2/3/2026) pagi, di tengah meningkatnya volatilitas geopolitik dan kekhawatiran lonjakan inflasi AS.

Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.15 WIB, kapitalisasi pasar kripto global anjlok 2,32% menjadi US$ 2,26 triliun. Harga Bitcoin (BTC) hari ini jatuh 1,8% ke US$ 65.952 per koin atau sekitar Rp 1,11 miliar (kurs Rp 16.832).

Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar juga terpangkas 2,1%. Dengan Ethereum turun 1,36% ke US$ 1.941, XRP jatuh 2,11 ke US$ 1,35, Dogecoin (DOGE) terkoreksi 1,62% ke US$ 0,09, dan Solana (SOL) terpangkas 0,91% ke US$ 83. Sedangkan Binance (BNB) naik 0,42% ke US$ 619.

Advertisement

Dikutip dari CoinDesk, harga Bitcoin relatif stabil di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Pelaku pasar kripto justru menilai peluang reli masih terbuka, dengan target jangka pendek di kisaran US$ 74.000.

Pasar keuangan tradisional (TradFi) belum sepenuhnya merespons karena perdagangan akhir pekan tutup. Namun, kontrak berjangka saham AS tercatat turun sekitar 0,65%. Di pasar kripto, volatilitas sempat meningkat, tetapi kemudian mereda tanpa terjadi penembusan besar dari kisaran harga lokal.

Analis kripto Michaël van de Poppe menilai, respons awal pasar tergolong positif. Meski demikian, ia mengingatkan masih ada ketidakpastian terkait pembukaan pasar AS dan celah harga (gap) pada kontrak berjangka Bitcoin di CME Group.

Ia menyoroti level rata-rata pergerakan sederhana (simple moving average/SMA) 21 hari di sekitar US$ 67.627 sebagai area penting yang perlu ditembus untuk memicu reli lanjutan. Sementara itu, gap akhir pekan di pasar futures CME berada di kisaran US$ 65.880.

Trader lain, BitBull, menilai struktur teknikal jangka pendek masih mendukung penguatan. Menurutnya, Bitcoin berpotensi reli menuju kisaran US$ 73.000– 74.000 jika mampu mempertahankan level dukungan saat ini.

Telah Diantisipasi

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 menit yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 28 menit yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 43 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 1 jam yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 1 jam yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Business 2 jam yang lalu

PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence

PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia