Global Investa Capital dan iWave–DFNN Group Bentuk Joint Venture Blockchain
BATAAN, Filipina – Perusahaan teknologi finansial asal Indonesia, Global Investa Capital, resmi membentuk joint venture dengan iWave, anak usaha DFNN Group. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan solusi perdagangan keuangan berbasis blockchain yang akan berpusat di Kawasan Ekonomi Khusus Bataan (Bataan Special Economic Zone) di Filipina.
DFNN Group merupakan perusahaan teknologi yang tercatat di Philippine Stock Exchange dan dikenal sebagai salah satu penyedia solusi teknologi serta gateway pembayaran terkemuka di Filipina. Melalui iWave, grup ini menghadirkan layanan payment gateway dan solusi teknologi digital yang menopang ekosistem keuangan dan sistem pembayaran nasional.
Baca Juga:
Ekosistem Pembayaran Digital DiperkuatDalam joint venture tersebut, Global Investa Capital akan mengintegrasikan keahliannya dalam perdagangan derivatif forex berbasis blockchain dengan kekuatan DFNN Group di bidang infrastruktur pembayaran dan teknologi finansial. Sinergi ini diharapkan melahirkan platform perdagangan keuangan generasi baru yang lebih transparan, efisien, dan scalable.
Penandatanganan perjanjian kerja sama turut disaksikan oleh Chief Executive Officer Freeport Area of Bataan Special Economic Zone sebagai saksi resmi. Kehadiran otoritas kawasan ini mencerminkan dukungan institusional terhadap proyek tersebut sekaligus menunjukkan keselarasan dengan visi Bataan sebagai pusat investasi berbasis teknologi.
Chief Executive Officer Global Investa Capital Peter Tandean menyatakan, kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas ekspansi regional perusahaan. Untuk itu, pihaknya sangat antusias bermitra dengan iWave dan DFNN Group untuk mengembangkan solusi perdagangan keuangan generasi berikutnya di Bataan.
Dengan menggabungkan teknologi proprietary berbasis blockchain milik Global Investa Capital dan kapabilitas pembayaran serta fintech dari DFNN Group, kami menargetkan terciptanya infrastruktur keuangan yang inovatif dan scalable bagi pasar,” ujar Peter dlam keterangan pers, Selasa (24/2/2026).
Melalui joint venture ini, kedua perusahaan menargetkan pengembangan layanan keuangan berbasis teknologi yang mampu memperkuat posisi Bataan sebagai pusat pertumbuhan inovasi fintech dan perdagangan digital di kawasan Asia-Pasifik.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

