Minggu, 5 April 2026

Maduro Batasi Keberadaan Diplomat AS

Penulis : ah
2 Mar 2015 | 09:57 WIB
BAGIKAN

KARAKAS – Presiden Venezuela Nicolas Maduro akan membatasi  kehadiran para diplomat Amerika Serikat (AS) di negaranya. Ia juga mewajibkan semua turis asal AS untuk mendapatkan visa sebelum masuk Venezuela.

 

ADVERTISEMENT

Langkah terbaru Maduro itu menunjukkan, ketegangan makin tinggi dalam hubungan kedua negara. Maduro mengatakan, langkah-langkah yang diumumkan Sabtu (28/2) waktu setempat itu bertujuan mengontrol campur tangan AS dalam urusan dalam negeri Venezuela.

 

Selama beberapa bulan terakhir Maduro gencar melancarkan tudingan kudeta dan rencana-rencana pembunuhan. Tak sedikit dari tudingan itu yang diduga didukung oleh AS. Di dalam negeri, Maduro dihadapkan pada krisis ekonomi dan kemerosotan dukungan rakyat.

 

“Untuk melindungi negara kita, saya memutuskan untuk menjalankan sistem wajib visa bagi seluruh orang AS yang masuk ke Venezuela,” ujar dia kepada para pendukungnya.

 

Kendati belum jelas kapan rencana itu akan dijalankan, Venezuela akan mengenakan biaya visa, sama dengan yang dikenakan oleh AS kepada warga Venezuela. Ketentuan tersebut juga akan menimpa para pengusaha yang hendak berinvestasi di Negara produsen minyak terbesar dunia itu.

 

Dalam pidato berapi-api di halaman Istana Kepresidenan Miraflores, Maduro menyebutkan terdapat 100 staf diplomatic AS di Karakas. Sedangkan di Washington, AS, hanya ada 17 diplomat Venezuela.

 

Ia mengutip prinsip Konvensi Wina tentang kesetaraan antarnegara saat menjelaskan pembatasan diplomat AS di Venezuela. Ia memerintahkan kementerian luar negeri (kemenlu) untuk mengurangi, menyesuaikan, dan membatasi jumlah para pejabat AS di kedutaannya di Karakas.

 

Deplu AS mengaku belum menerima komunikasi diplomatik terkait pengurangan personel kedutaan maupun soal wajib visa itu. Tapi, seorang pejabat senior pemerintah AS mengatakan, pemerintah Venezuela keliru dan tak berdasar dengan terus menuding AS terlibat dalam upayaupaya untuk menggoyang pemerintahan Maduro.

 

Dalam pidato itu, Maduro menyebutkan sejumlah tokoh politik AS yang dilarang masuk Venezuela. Alasannya, kata dia, pemerintah menganggap mereka adalah teroris. “Sekelompok pemimpin politik AS yang melanggar HAM dengan mengebom negara-negara seperti Suriah, Irak, dan Afghanistan, tidak akan bisa masuk Venezuela karena mereka adalah teroris,” tandas Maduro.

 

Dia menyebut nama mantan presiden AS George W Bush dan mantan wapresnya Dick Cheney, serta tiga anggota Kongres Hispanik-Amerika Bob Menendez, Ileana Ros-Lehtinen, dan Marco Rubio. Maduro juga mengatakan, keputusan tentang wajib visa itu menyusul penangkapan seorang pilot AS keturunan Latin di negara bagian Tachira. Dia diduga melancarkan kegiatan-kegiatan matamata.

 

Hubungan AS-Venezuela buruk sejak Maduro menggantikan mendiang Hugo Chavez pada 1999. Maduro kerap mengkritik kebijakan imperialis AS. Kedua negara saling menarik dubes pada 2010. Di bawah Maduro, Venezuela sudah mengusir sejumlah diplomat AS. (afp/sn)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia