Sabtu, 4 April 2026

Lightstick K-pop Jadi Lilin Baru Bagi Demokrasi Korsel

Penulis : Grace El Dora
9 Des 2024 | 13:10 WIB
BAGIKAN
Para pengunjuk rasa memegang lightstick untuk grup K-pop NCT selama unjuk rasa, menuntut pemakzulan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol di Yeouido, Seoul, Korsel pada Sabtu (7/12/2024). (Foto: Tangkapan layar dari X)
Para pengunjuk rasa memegang lightstick untuk grup K-pop NCT selama unjuk rasa, menuntut pemakzulan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol di Yeouido, Seoul, Korsel pada Sabtu (7/12/2024). (Foto: Tangkapan layar dari X)

SEOUL, investor.id – Tongkat lampu (lightstick) yang biasanya digunakan untuk mendukung selebritas Korean pop (K-pop) dari semua warna bersinar selama unjuk rasa besar-besaran di depan Majelis Nasional di Seoul pada Sabtu (7/12/2024). Para pengunjuk rasa menyuarakan dukungan untuk pemakzulan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol.

Para pengunjuk rasa wanita muda berusia 20-an dan 30-an itu adalah pendukung berbagai grup musik K-pop seperti SHINee, NCT, NewJeans, dan Seventeen. Mereka bergabung dalam unjuk rasa sambil memegang lightstick mereka, bernyanyi bersama, dan meneriakkan slogan-slogan.

Lightstick mengacu pada barang dagangan penggemar resmi yang harganya antara US$ 30-50 (sekitar Rp 475 ribu sampai Rp 792 ribu per item) ditawarkan oleh setiap grup K-pop untuk acara-acara seperti konser. Penggemar menggunakannya untuk menyemangati idola mereka.

Advertisement

Saat sidang pleno Majelis Nasional dimulai sekitar pukul 17.00 sore waktu setempat, protes berubah menjadi sesuatu yang mirip dengan festival musik K-pop.

Para peserta menari dan meneriakkan yel-yel bersama mengikuti lagu-lagu hit K-pop seperti "Whiplash" milik aespa, "APT" milik Rose, dan "Fighting" milik subunit Seventeen BooSeokSoon, mengubah liriknya untuk mengkritik Yoon dan menuntut pemakzulannya.

Tren ini berkembang selama seminggu selama acara peringatan menyalakan lilin setiap hari yang diadakan di depan Majelis Nasional, menyusul deklarasi darurat militer secara tiba-tiba pada Selasa malam.

"Para penggemar K-pop di seluruh negeri, silakan bawa lightstick Anda ke pawai. Kami akan mengadakan konser lilin untuk Anda," demikian pengumuman Candlelight Action (@candlemove), sebuah kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pawai, pada Kamis di media sosialnya.

"Pada saat pemakzulan (mantan presiden Korsel) Park Geun-hye, beberapa anggota parlemen mengatakan, 'Lilin akan padam saat angin bertiup'. Itulah sebabnya saya membawa lightstick ini karena tidak ada cara untuk mematikannya," kata Cho, penggemar NCT berusia 24 tahun yang mengubah lightstick miliknya agar bertuliskan kata “pemakzulan” (impeachment).

Banyak orang lain yang tidak terbiasa dengan budaya penggemar menganggapnya menarik dan menikmati aspek baru yang meriah dari budaya protes negara tersebut.

Lightstick K-pop Jadi Lilin Baru Bagi Demokrasi Korsel
Seorang peserta memegang light stick grup K-pop selama unjuk rasa di Yeouido, Seoul, Sabtu. (Foto: Park Si-mon)

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


International 11 menit yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 13 menit yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 36 menit yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 51 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 1 jam yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 1 jam yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia