Lightstick K-pop Jadi Lilin Baru Bagi Demokrasi Korsel
SEOUL, investor.id – Tongkat lampu (lightstick) yang biasanya digunakan untuk mendukung selebritas Korean pop (K-pop) dari semua warna bersinar selama unjuk rasa besar-besaran di depan Majelis Nasional di Seoul pada Sabtu (7/12/2024). Para pengunjuk rasa menyuarakan dukungan untuk pemakzulan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol.
Para pengunjuk rasa wanita muda berusia 20-an dan 30-an itu adalah pendukung berbagai grup musik K-pop seperti SHINee, NCT, NewJeans, dan Seventeen. Mereka bergabung dalam unjuk rasa sambil memegang lightstick mereka, bernyanyi bersama, dan meneriakkan slogan-slogan.
Lightstick mengacu pada barang dagangan penggemar resmi yang harganya antara US$ 30-50 (sekitar Rp 475 ribu sampai Rp 792 ribu per item) ditawarkan oleh setiap grup K-pop untuk acara-acara seperti konser. Penggemar menggunakannya untuk menyemangati idola mereka.
Saat sidang pleno Majelis Nasional dimulai sekitar pukul 17.00 sore waktu setempat, protes berubah menjadi sesuatu yang mirip dengan festival musik K-pop.
Para peserta menari dan meneriakkan yel-yel bersama mengikuti lagu-lagu hit K-pop seperti "Whiplash" milik aespa, "APT" milik Rose, dan "Fighting" milik subunit Seventeen BooSeokSoon, mengubah liriknya untuk mengkritik Yoon dan menuntut pemakzulannya.
Tren ini berkembang selama seminggu selama acara peringatan menyalakan lilin setiap hari yang diadakan di depan Majelis Nasional, menyusul deklarasi darurat militer secara tiba-tiba pada Selasa malam.
"Para penggemar K-pop di seluruh negeri, silakan bawa lightstick Anda ke pawai. Kami akan mengadakan konser lilin untuk Anda," demikian pengumuman Candlelight Action (@candlemove), sebuah kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pawai, pada Kamis di media sosialnya.
"Pada saat pemakzulan (mantan presiden Korsel) Park Geun-hye, beberapa anggota parlemen mengatakan, 'Lilin akan padam saat angin bertiup'. Itulah sebabnya saya membawa lightstick ini karena tidak ada cara untuk mematikannya," kata Cho, penggemar NCT berusia 24 tahun yang mengubah lightstick miliknya agar bertuliskan kata “pemakzulan” (impeachment).
Banyak orang lain yang tidak terbiasa dengan budaya penggemar menganggapnya menarik dan menikmati aspek baru yang meriah dari budaya protes negara tersebut.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026
PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru
Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon
Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur
Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.Perum Bulog Catat Stok Beras 4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026
Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun
Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.Tag Terpopuler
Terpopuler

