ULN Pemerintah Naik, Ruang Fiskal Makin Terbatas
19 Feb 2026 | 09:30 WIB
JAKARTA, investor.id – Utang Luar Negeri (ULN) mencapai US$431,7 miliar pada triwulan IV-2025. Dari jumlah tersebut, ULN pemerintah sebesar US$214,3 miliar atau meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya senilai US$210,1 miliar. Kenaikan ULN pemerintah mencerminkan adanya kebutuhan pembiayaan yang cukup besar dan menjadi alarm bagi kinerja fiskal.
Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi mengatakan, peningkatan jumlah ULN pemerintah akan mempersempit ruang fiskal. Musababnya, ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS, akan terjadi kenaikan biaya pembayaran utang dalam bentuk valuta asing (valas) dan menambah tekanan pada belanja pemerintah. “Kerentanan meningkat ketika pembiayaan bergantung pada investor portofolio yang sensitif terhadap sentimen termasuk risiko kebijakan, transparansi fiskal, dan volatilitas kurs,” ungkap Syafruddin kepada Investor Daily, Rabu (18/2/2026).

