HUT ke-45, BEI Ajak Investor Lebih Aktif Bertransaksi di Pasar Modal
JAKARTA, investor.id – Upaya keras PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam melakukan serangkaian program dan pengembangan kebijakan berhasil meningkatkan kepercayaan perusahaan untuk memanfaatkan pasar modal Indonesia sebagai salah satu alternatif sumber pendanaan.
Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, upaya tersebut mampu menghasilkan berbagai pencapaian, genap di usianya ke-45 tahun, pasar modal sudah memiliki 804 Perusahaan Tercatat yang resmi dicatatkan di BEI. Adapun hingga saat ini sudah ada 38 emiten baru yang mencatatkan sahamnya di BEI dan hingga akhir tahun diyakini bisa mencapai 55 emiten baru. Tidak hanya itu, BEI juga merupakan bursa paling aktif di ASEAN dengan pencatatan saham baru terbanyak selama empat tahun berturut-turut dari tahun 2018-2021.
“Bursa kita juga berhasil mencapai pertumbuhan tertinggi total Perusahaan Tercatat peningkatannya 39% dibanding tahun 2017,” ungkapnya dalam Pembukaan Perdagangan dalam rangka 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia “Menuju Ekonomi Tangguh, Stabil, dan Berkelanjutan”, Rabu (10/8/2022).
Iman juga berbangga hati bahwa ditengah bayang-bayang Covid-19, IHSG masih menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar 7,86% per 8 Agustus 2022 dan itu masih yang tertinggi di kawasan ASEAN. Di mana, 21 April 2022 bahkan IHSG pernah mencapai rekor tertingginya dalam sejarah dengan menembus level 7.276.
Secara kapitalisasi pasar juga sudah menjadi Rp 9.300 triliun. Lalu transaksi harian secara rata-rata year to date (ytd) juga sudah meningkat 15% menjadi Rp 15,4 triliun. Bahkan pernah mencapai Rp 21 triliun lebih.
Meski demikian, dikatakan Iman, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi pasar modal Indonesia. Terutama dalam hal pertumbuhan emiten baru, di mana tidak hanya bicara dalam hal kuantitas namun juga kualitas. Hal itu perlu untuk mencapai kinerja yang baik di pasar modal dan juga untuk fundraising kedepannya.
Selain itu, Iman juga menyoroti soal keaktifan bertransaksi dari para investor ritel. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal Indonesia tembus 4 juta. Dari data KSEI pada akhir semester I 2022, jumlah Single Investor Identification (SID) telah mencapai 4.002.289, dengan 99,79% merupakan investor individu lokal. Pertumbuhan jumlah investor saham menjadi salah satu tanda pencapaian pasar modal Indonesia.
Melihat perkembangannya, sejak tahun 2021 jumlah investor saham telah meningkat 15,96% dari 3.451.513 di akhir tahun 2021 menjadi 4.002.289 pada akhir Juni 2022. investor saham didominasi oleh investor berusia di bawah 40 tahun, yaitu gen z dan milenial sebesar 81,64% dengan nilai aset yang mencapai Rp144,07 triliun.
Sebanyak 60,45% investor berprofesi sebagai karyawan swasta, pegawai negeri, guru dan pelajar, dengan nilai aset mencapai Rp 358,53 triliun.
“Investor pasar modal dari data KSEI sudah mencapai 9,4 juta dan saham sudah 4 juta, naik 8 kali lipat jika dibandingkan tahun 2017 atau 59% usianya didominasi 30 tahun kebawah atau milenial. Tapi, masih ada tantangan bahwa transaksi harian dari 4 juta atau 9 juta investor tadi baru 200.000-300.000, kita perlu basis investor untuk lebih aktif ber-trading. Mereka punya akun, kita perlu untuk menggalakkan supaya mereka lebih aktif melakukan trading harian,” jelas Iman.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence
PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026
PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






