Ladang Duit Baru Elnusa di Depan Mata, Sahamnya Panas
JAKARTA, Investor.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) disebut tengah mengkaji merger PT Elnusa Tbk (ELSA) dengan PT Pertamina Drilling Services (PDSI).
Aksi ini bakal melambungkan laba bersih Elnusa hingga 66% menjadi Rp 1,6 triliun pada 2025, berdasarkan proyeksi RHB Sekuritas.
Broker itu mencatat, skema merger Elnusa dan PDSI belum terungkap. Demikian pula dengan valuasi PDSI yang bergerak di bidang pengeboran migas.
Namun, RHB berhasil mengakses laba bersih PDSI yang tahun lalu mencapai US$ 28 juta alias Rp 456 miliar, naik 43% dari 2023. Margin laba bersih mencapai 6,7%, lebih tinggi dari Elnusa yang hanya 4%.
“Jika merger itu terealisasi pada 2025 dan laba bersih PDSI stabil, berdasarkan proyeksi kami, laba bersih Elnusa (ELSA) mencapai Rp 1,3 triliun,” tulis RHB dalam riset, dikutip Rabu (14/8/2024).
Lonjakan laba bersih itu, demikian RHB, membuat valuasi ELSA, dalam hal ini PER, hanya 2,5 kali, diskon 55% dari perusahaan sejenis yang rata-rata 5,9 kali.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






