Sabtu, 4 April 2026

Berburu Cuan Saham XL Axiata (EXCL), Mumpung Diskon

Penulis : Jauhari Mahardhika
17 Feb 2025 | 18:26 WIB
BAGIKAN
Base Transceiver Station (BTS) PT XL Axiata Tbk (EXCL). (Foto: Istimewa)
Base Transceiver Station (BTS) PT XL Axiata Tbk (EXCL). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT XL Axiata Tbk (EXCL) berpotensi menebar dividen pada tahun ini. Hal tersebut menjadi salah satu rangkaian dari aksi merger XL Axiata dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan PT Smart Telecom (ST).

Rencana pembagian dividen dituangkan dalam ringkasan rancangan penggabungan usaha yang diterbitkan pada 11 Desember 2024. Dalam rancangan tersebut disampaikan bahwa XL Axiata bermaksud untuk membagikan dividen tahunan sebesar US$ 70 juta yang setara dengan Rp 1,1 triliun atau sekitar Rp 85 per saham.

Pembagian dividen bergantung pada kecukupan modal emiten berkode saham EXCL tersebut maupun kondisi keuangan dan hal-hal lainnya – dengan pertimbangan direksi EXCL dan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Advertisement

Pembayaran dividen tidak akan memengaruhi harga saham penggabungan EXCL yang telah disepakati sebesar Rp 2.350 per saham maupun rasio pertukaran penggabungan.

Menurut Gani dari OCBC Sekuritas bahwa pembagian dividen bakal menjadi katalis positif dan meningkatkan keyakinan investor, terutama menjelang merger.

“Pembagian dividen memberikan imbal hasil yang cukup atraktif dengan yield sekitar 3,7% dari harga saat ini. Nilai dividen juga hampir dua kali dari nilai yang diberikan pada tahun lalu,” ungkap Gani.

Dia juga menilai bahwa pembagian dividen oleh EXCL memberikan imbal hasil yang kompetitif di sektor telekomunikasi. Selain yield yang cukup atraktif, pembagian dividen menjelang merger juga menunjukkan bahwa keuangan tetap solid, serta menunjukkan komitmen perseroan untuk tetap meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Saat ini, harga saham EXCL masih terdiskon karena harga di pasar berada di bawah harga yang ditetapkan terkait merger sebesar Rp 2.350. Sebab itu, pembagian dividen akan menjadi katalis jangka pendek.

Sedangkan katalis jangka panjang adalah realisasi sinergi pasca merger, terutama dari sisi optimalisasi jaringan, pengadaan, dan akselerasi kanal digital.

Sementara itu, mengenai pembagian dividen, secara historis EXCL secara konsisten membayar dividen kepada pemegang sahamnya, terutama dalam 5 tahun terakhir sejak 2020.

Berikut adalah rinciannya:

- EXCL membagikan dividen Rp 215,7 miliar atau setara Rp 20 per saham untuk tahun buku 2019.

- EXCL membagikan dividen Rp 339,5 miliar atau setara Rp 32 per saham untuk tahun buku 2020.

- EXCL membagikan dividen Rp 552,1 miliar atau setara Rp 51 per saham untuk tahun buku 2021.

- EXCL membagikan dividen Rp 551,7 miliar atau setara Rp 42 per saham untuk tahun buku 2022.

- EXCL membagikan dividen Rp 635,6 miliar atau setara Rp 49 per saham untuk tahun buku 2023.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 menit yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 27 menit yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 42 menit yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.
International 1 jam yang lalu

Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial

Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.
Business 1 jam yang lalu

KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun

Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
Business 2 jam yang lalu

PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence

PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia