Indo Tambang (ITMG) Perbesar Eksposur Mineral
11 Sep 2025 | 08:00 WIB
JAKARTA, investor.id – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) atau ITM membuka opsi untuk memperbesar eksposur ke sektor mineral kritis. Setelah memegang porsi 9,62% saham perusahaan nikel, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE), emiten batu bara tersebut juga tengah mengkaji mineral-mineral kritis lain (critical mineral) seperti emas, bauksit, dan tembaga termasuk fokus memperkuat sektor energi baru terbarukan (EBT) seperti tenaga surya.
Presiden Direktur ITMG Mulianto menyampaikan bahwa sampai akhir 2025, perseroan akan fokus memperkuat bisnis intinya di sektor batu bara. Sambil secara paralel melakukan transformasi yang berorientasi pada dua hal utama yaitu mineral kritis seperti nikel, bauksit, tembaga, emas, dan lain-lain serta energi baru terbarukan seperti tenaga surya (solar photovoltaic/PV).

