Asing Belanja Lagi, Giliran Saham Ini Disedot
JAKARTA, investor.id – Investor asing melanjutkan transaksi beli bersih (net buy) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/2/2026). Asing kali ini memborong saham MBMA, plus ANTM, UNTR, dan AADI.
Adapun net buy asing di seluruh pasar hari ini sebesar Rp 387 miliar. Alhasil, total transaksi jual bersih (net sell) asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 14,65 triliun – berdasarkan data BEI.
Net buy terbesar di pasar reguler hari ini terjadi pada saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencapai Rp 249,9 miliar.
Selain saham MBMA, asing juga memburu saham PT Antam Tbk (ANTM) dan PT United Tractors Tbk (UNTR). Net buy asing pada saham ANTM sebesar Rp 172,9 miliar dan UNTR senilai Rp 113 miliar.
Tak ketinggalan, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan catatan net buy asing sebesar Rp 103,59 miliar.
Sebaliknya, net sell terbanyak oleh investor asing dialami saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp 391,2 miliar.
Kemudian, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP). Net sell asing pada saham BMRI sebesar Rp 222,8 miliar dan INKP senilai Rp 146,2 miliar.
Baca Juga:
INET, Saham Kuda Api: Cuan Besar MenantiSementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah 36,15 poin (0,43%) ke level 8.274. Sebanyak 341 saham menguat, 384 saham turun, dan 233 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 26,1 triliun.
Mayoritas sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini. Sektor yang mengalami penguatan tertinggi, yakni sektor barang baku sebesar 2,8%.
Baca Juga:
PTRO Makin Mentereng, Target Harga BaruDiikuti, penguatan di sektor transportasi 1,9%, sektor energi 0,8%, sektor barang konsumen primer 0,5%, sektor barang konsumen non-primer 0,06%, dan sektor kesehatan 0,04%.
Sebaliknya, pelemahan terjadi di sektor teknologi 1,1%, sektor keuangan 1%, sektor properti 0,7%, sektor infrastruktur 0,27%, dan sektor perindustrian 0,26%.
Top Cuan
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






