Minggu, 5 April 2026

Asing Belanja Lagi, Giliran Saham Ini Disedot

Penulis : Jauhari Mahardhika
19 Feb 2026 | 20:22 WIB
BAGIKAN
Investor asing melanjutkan transaksi beli bersih (net buy) saham di BEI, Kamis (19/2/2026). (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor asing melanjutkan transaksi beli bersih (net buy) saham di BEI, Kamis (19/2/2026). (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Investor asing melanjutkan transaksi beli bersih (net buy) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/2/2026). Asing kali ini memborong saham MBMA, plus ANTM, UNTR, dan AADI.

Adapun net buy asing di seluruh pasar hari ini sebesar Rp 387 miliar. Alhasil, total transaksi jual bersih (net sell) asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 14,65 triliun – berdasarkan data BEI.

Net buy terbesar di pasar reguler hari ini terjadi pada saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencapai Rp 249,9 miliar.

ADVERTISEMENT

Selain saham MBMA, asing juga memburu saham PT Antam Tbk (ANTM) dan PT United Tractors Tbk (UNTR). Net buy asing pada saham ANTM sebesar Rp 172,9 miliar dan UNTR senilai Rp 113 miliar.

Tak ketinggalan, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan catatan net buy asing sebesar Rp 103,59 miliar.

Sebaliknya, net sell terbanyak oleh investor asing dialami saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp 391,2 miliar.

Kemudian, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP). Net sell asing pada saham BMRI sebesar Rp 222,8 miliar dan INKP senilai Rp 146,2 miliar.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah 36,15 poin (0,43%) ke level 8.274. Sebanyak 341 saham menguat, 384 saham turun, dan 233 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 26,1 triliun.

Mayoritas sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini. Sektor yang mengalami penguatan tertinggi, yakni sektor barang baku sebesar 2,8%.

Diikuti, penguatan di sektor transportasi 1,9%, sektor energi 0,8%, sektor barang konsumen primer 0,5%, sektor barang konsumen non-primer 0,06%, dan sektor kesehatan 0,04%.

Sebaliknya, pelemahan terjadi di sektor teknologi 1,1%, sektor keuangan 1%, sektor properti 0,7%, sektor infrastruktur 0,27%, dan sektor perindustrian 0,26%.

Top Cuan 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia