Minggu, 5 April 2026

BMRI Mumpung Murah, Diserok Asing, Target Harga Segini

Penulis : Jauhari Mahardhika
22 Feb 2026 | 05:01 WIB
BAGIKAN
Mandiri Tower. (Bank Mandiri/BMRI)
Mandiri Tower. (Bank Mandiri/BMRI)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mumpung masih murah harganya. Meski murah, saham BMRI tidak murahan karena memiliki return on equity (ROE) yang baik. Investor asing lagi rajin mengakumulasi saham BMRI.

Berdasarkan data di Stockbit Sekuritas, yang diakses pada Minggu (22/2/2026), rasio PE saham BMRI saat ini (trailing twelve months/TTM) tergolong murah sebesar 8,5 kali.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2/2026), BMRI ditutup naik 0,9% ke level Rp 5.125. Dalam perdagangan sepekan terakhir, BMRI juga menguat 0,9% dan sebulan meningkat 2,5%. Selama year to date (ytd), BMRI terangkat 0,49%.

ADVERTISEMENT

Investor asing tampak sedang menyerok saham BMRI selama sepekan terakhir. Nilai transaksi beli bersih (net buy) asing pada saham BMRI mencapai Rp 615,7 miliar atau terbesar dibandingkan saham lainnya.

Pembelian secara agresif terhadap saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) tersebut terjadi di pasar reguler BEI selama periode 18-20 Februari 2026.

Dari segi kinerja, Bank Mandiri (BMRI) telah menunjukkan performa sepanjang 2025 yang melampaui estimasi berkat hasil kuartal IV-2025 yang memecahkan rekor. BMRI mencatatkan laba bersih kuartalan tertinggi sepanjang sejarah sebesar Rp 18,6 triliun pada kuartal IV-2025.

Dengan begitu, total laba bersih BMRI selama 2025 mencapai Rp 56,3 triliun atau tumbuh 1% yoy. “Pencapaian itu lebih tinggi dari estimasi kami maupun konsensus pasar,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya.

Adapun pertumbuhan kredit BMRI pada 2025 tetap kuat sebesar 13% yoy. Itu terutama ditopang oleh segmen korporasi dan komersial, sehingga mampu mengimbangi penurunan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) sebesar 30 basis poin (bps) dan mendorong pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) naik 4%.

Dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh kuat 24% yoy, terutama berasal dari deposito berjangka yang menurunkan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (loan to deposit ratio/LDR) menjadi 89%.

“Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) BMRI tetap stabil sebesar 1,1%,” ungkap Victor.

Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia