Bersiap Santap Cuan di 6 Saham
Pasar saham Indonesia secara umum diperkirakan bakal terguncang, menyusul meletusnya perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) bisa turun tajam, karena makin banyak investor yang beralih dari aset berisiko ke instrumen yang relatif aman (safe haven).
Baca Juga:
Saham Trio MautPengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana mengungkapkan bahwa terdapat dua faktor utama penekan IHSG.
Pertama, potensi arus keluar modal (capital outflow) karena investor asing mengurangi eksposur di emerging market, termasuk Indonesia. “Kedua, risiko inflasi impor akibat lonjakan harga energi,” kata Hendra, yang dikutip pada Senin (2/3/2026).
Secara teknikal, IHSG diprediksi menguji level support klasik di 8.133. Jika level tersebut tembus, area psikologis 8.000 menjadi titik pertahanan berikutnya.
Sedangkan resistance terdekat berada di posisi 8.300. Sementara itu, pada penutupan perdagangan Jumat (27/2/2026), IHSG stagnan di level 8.235,4.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence
PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.Tag Terpopuler
Terpopuler






