Danantara Buka Opsi Suntik Garuda (GIAA) Lagi
JAKARTA, investor.id – Danantara Indonesia membuka opsi untuk menyuntikkan kembali dana segar kepada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) setelah sebelumnya lembaga sovereign wealth fund (SWF) tersebut menginjeksi modal senilai US$1,4 miliar atau setara Rp23 triliun kepada perseroan.
“Capital injection harus ada nanti next,” ucap Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, di acara update perkembangan Garuda Indonesia yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, baru-baru ini.
Pernyataan tersebut dikemukakan Rohan saat merespons pertanyaan terkait potensi adanya injeksi modal susulan bagi Garuda setelah maskapai pelat merah tersebut menerima dukungan dana jumbo dari Danantara senilai Rp23 triliun pada November tahun lalu.
Meski, injeksi modal susulan tersebut terbuka, opsi ini belum menjadi prioritas Danantara saat ini. Mengingat Danantara tengah fokus menyelesaikan proses holdingisasi atau merger maskapai BUMN yang ditarget tuntas pada semester I-2026.
“Merger dulu lebih bagus digabung supaya jumlah armadanya menjadi efisien,” imbuh Rohan. Danantara mengedepankan merger atau holdingisasi menyusul mendesaknya kebutuhan terhadap tambahan armada Garuda Group.
Pada saat bersamaan, pembelian armada baru seperti Boeing perlu mengantre selama tujuh tahun yang berlaku bagi seluruh maskapai, sehingga percepatan terhadap proses holdingisasi atau merger maskapai BUMN menjadi opsi yang paling mungkin dilakukan untuk menutupi kebutuhan armada.
Pesawat Garuda dan rencana pembelian 50 pesawat Boeing
Hingga 31 Oktober 2025, emiten berkode saham GIAA tersebut tercatat mempunyai total pesawat yang serviceable sebanyak 78 armada yang terdiri dari 46 pesawat berbadan kecil (narrow body) dan 32 jenis berbadan lebar (wide body), termasuk 6 pesawat dalam tahap penghentian sementara.
Sedangkan Citilink selaku anak usaha GIAA memiliki total pesawat yang serviceable sebanyak 64 armada yang terdiri dari 56 pesawat Air Bus, 7 turboprops, 1 fighter, termasuk 7 pesawat dalam tahap penghentian sementara.
Perihal rencana GIAA membeli 50 pesawat Boeing dari Amerika Serikat (AS), hingga sekarang masih dalam tahap pembahasan secara G2G. Yang jelas, kata Rohan, Danantara siap membeli 50 pesawat Boeing tersebut, namun pihak Boeing belum menjawab berapa unit yang mampu disediakan.
Adapun sumber dana yang akan digunakan untuk membeli 50 pesawat Boeing tersebut akan bervariasi. Belum tentu akan berasal langsung dari Danantara maupun dari kas internal Garuda Group itu sendiri.
“Suppliers credit juga kan ada Boeing. Kami juga bisa mencicil ke Boeing. Itu semua negosiasi yang nanti harus dilakukan untuk membeli 50 pesawat Boeing. Namanya orang mau beli sama orang yang mau jual harus ketemu di titik yang sama-sama senang dan sama-sama mau harganya berapa. Kalau kredit berapa, kalau tunai berapa karena ada bunga. Sama seperti kita beli mobil,” tandas Rohan.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence
PTPP memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan.Tag Terpopuler
Terpopuler





