Sabtu, 4 April 2026

Enam Tersangka Pelaku Bom Thamrin Diancam Hukuman Mati

Penulis : Gora Kunjana
22 Jan 2016 | 10:54 WIB
BAGIKAN

JAKARTA-Penyidikan yang digelar oleh Detasemen Khusus 88/Antiteror terkait kasus ledakan bom dan penembakan membabi buta di Thamrin, Jakarta Pusat yang terjadi pada Kamis (14/1), mulai  menuai hasil.

Setelah melakukan penangkapan terhadap 15 orang terduga teroris di sejumlah lokasi, dan meminjamKAN  enam napi dari Lapas Tangerang dan Nusakambangan, enam orang akhirnya telah resmi ditetapkan sebagai tersangka yang terlibat langsung dalam kasus Thamrin itu dan dua orang terlibat tidak langsung.

Berdasarkan data yang diperoleh, Jumat  (22/1), keenam tersangka yang terlibat langsung itu adalah DS alias II alias Y, C alias J alias S alias AS, dan J alias J. Mereka bertiga ditangkap di Cirebon

Advertisement

Lalu AH alias AI alias AM yang ditangkap di Indramayu, AM alias L alias A, dan F alias AZ alias AB. Dua nama terakhir ditangkap di Tegal.

"Mereka jadi tersangka Pasal 15 junto 6 junto 7 junto 9 untuk tersangka Dodi dan tersangka lainnya Pasal 15 junto 7 dan Pasal 13 huruf b dan c," kata seorang sumber di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/1).

Pasal itu mengatur tentang permufakatan jahat, percobaan, atau perbantuan untuk melakukan tindak pidana terorisme.

Mereka diancam pidana mati atau penjara seumur hidup atau pidana penjara 4 sampai 20  tahun.

"Sedangkan untuk dua orang lain juga kita tetapkan sebagai tersangka dalam rentetan penangkapan ini. Yaitu WFB  alias AA yang ditangkap di Indramayu kita kenakan Pasal 15 junto Pasal 7 karena terlibat IS," sambung sumber itu.

W itu adalah Wildan, yang berasal dari Bangil, Jawa Timur. Dia  pernah berjihad bersama IS di Suriah pada 2013 silam. Dia berada di Indramayu setelah menikah dengan perempuan yang berasal dari kota Mangga itu.

Sedangkan tersangka terakhir yang terlibat tidak langsung dalam plot Thamrin ini adalah Fajrin bin Selan alias Fajrun, yang ditangkap di Balikpapan Kaltim. Dia dikenakan Pasal 15 junto 7 junto 9 karena ditemukan bahan peledak dirumahnya.

Seorang sumber di Mabes Polri telah mengatakan  sebelumnya bila Fajrin ini pernah berlatih membuat bom di Poso bersama kelompok  Santoso. 

Fajrin ini pula yang mengajari Dian Juni Kurniadi alias Iyong, yang merupakan pelaku bom bunuh diri di Pos Polisi Thamrin, merakit bom.

Ali Fauzi,  yang merupakan mantan anggota wakalah Jamaah Islamiah (JI) Jawa Timur, mengenal Fajrin karena mereka berdua pernah mengajar di Ponpes Al-Islam, Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur. 

Ponpes ini merupakan tempat asal tiga serangkai kasus bom Bali 2002 yakni Ali Ghufron alias Mukhlas, Amrozi, dan Ali Imron.

Ali Fauzi juga menceritakan jika Fajrin merupakan lulusan Ponpes Darus Syahadah Boyolali yang ditugasi untuk mengajar di Al-Islam sebelum angkat kaki pada 2013 ketika menyadari pemikiran ustad-ustad di Al-Islam tidak lagi sejalan dengan dirinya. Ali Fauzi menolak IS sedangkan Fajrin mendukung IS.

Seperti diberitakan kelompok penyerang Thamrin ini diduga dimotori oleh Jamaah Anshar Khilafah Daulah Nusantara (JAKDN). Kelompok ini adalah wadah berkumpulnya pendukung IS di Indonesia sehingga isinya pun macam-macam.

Ada Mujahidin Indonesia Timur alias kelompok Santoso, Mujahidin Indonesia Barat, Jamaah Islamiyah, Jamaah Anshoru Tauhid, tim Hisbah Solo, dan kelompok Amman Abdurrahman atau Tauhid Wal Jihad.

Mantan anggota markaziah JI dan juga mantan ketua Mantiqi III JI, Abu Tholut alias Imron Baehaqi, sempat mengatakan pada Beritasatu.com jika amir JAKDN adalah Amman Abdrurahman sedangkan Abu Bakar Ba’asyir adalah penasihat.

Namun, posisi Ba’asyir sebagai pendukung IS telah dibantah oleh pengacaranya Mahendradatta dan Achmad Michdan.

JAKDN didirikan pada pertengahan Maret 2014. Saat itu, yang didapuk sebagai pemimpin sementara, adalah Marwan alias Abu Musa sebelum tampuk kepemimpinan diserahkan ke Amman. 

Mereka mendapatkan support dana dari anggotanya yang telah berada di Suriah termasuk dari Bahrun Naim. (FAR/L-8/SP)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


InveStory 5 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 6 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 30 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 4 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia