Hindari Minuman Berkafein Selama Puasa
SUNGAI RAYA-Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Titus Nursyiwan, menyarankan masyarakat untuk menghindari minuman berkafein selama menjalankan puasa, karena dapat mempercepat dehidrasi pada tubuh.
"Bagi para pecinta kopi, selama Ramadhan sebaiknya kurangi minum kopi karena minuman mengandung kafein, teh atau minuman bersoda, bisa mempercepat proses dehidrasi," kata Titus di Sungai Raya, Senin (1/8).
Selama Ramadhan, dia mengatakan, tubuh jangan sampai mengalami dehidrasi. "Makanya konsumsi air minum mineral sebanyak delapan sampai 10 gelas per hari saat berbuka dan santap sahur," katanya.
Pasalnya dengan mengkonsumsi minuman bersoda dan berkafein akan membuat terjaga di malam hari, dan memiliki efek diuretik pada tubuh.
Titus juga menerangkan berpuasa Ramadhan merupakan waktu tepat memperbaiki metabolisme tubuh sehingga tubuh makin sehat. Jangan memikirkan berpuasa sebagai cara berdiet, namun bagaimana menahan nafsu dan menjalani hidup sehat.
Akan tetapi jika anda memiliki masalah kesehatan, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter. "Tanyakan pada dokter, bagaimana cara terbaik membantu tubuh agar bisa menjalankan puasa dengan sehat," katanya menyarankan.
Selain itu, ia juga menyarankan, bagi yang menjalankan ibadah puasa tetap mempertahankan kebiasaan makan yang baik dengan menu seimbang dengan buah dan sayuran.
"Cobalah idak makan terlalu cepat saat berbuka puasa. Kunyahlah makanan dengan lembut dan jangan lupa untuk minum cukup untuk menghindari dehidrasi dan sakit kepala pada siang hari," katanya.
Kalau bisa, lanjutnya, perbanyak jus buah segar juga dapat membantu tubuh tetap fit selama Ramadhan.
Ia juga menyarankan agar masyarakat jangan lupa berolahraga. "Itu penting untuk membantu sirkulasi oksigen dalam tubuh tetap lancar," kata dia.
"Lakukan kegiatan aktif setelah berbuka, minimal melakukan aktivitas berjalan santai. Dan jangan lupa tidur cukup, karena tidur malam yang baik diperlukan untuk memastikan keseimbangan tubuh di hari berikutnya terutama bagi mereka yang pergi bekerja atau belajar dan kurang tidur dapat menyebabkan gelisah, sakit kepala dan masalah pencernaan yang buruk," katanya.(ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba
PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia
Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global
Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur
Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Tag Terpopuler
Terpopuler


