Minggu, 5 April 2026

BPIP: Tidak Mudik, Kesadaran Moral Perangi Corona

Penulis : Novy Lumanauw
21 Apr 2020 | 18:59 WIB
BAGIKAN
Pemerintah larang mudik Lebaran mulai 24 April 2020. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Pemerintah larang mudik Lebaran mulai 24 April 2020. Foto: SP/Joanito De Saojoao

JAKARTA, investor.id - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendukung sepenuhnya keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang masyarakat mudik pada Lebaran tahun ini.

Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo menjelaskan bahwa larangan mudik ini merupakan kebijakan yang tepat di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Larangan mudik sangat bijak karena untuk mencegah penyebaran virus corona salah satunya adalah membatasi kerumunan massa dan lebih penting adalah kesadaran bahwa tidak mudik kita menyelamatkan orang kita cintai," kata Benny di Jakarta, Selasa (21/4).

BPIP: Tidak Mudik, Kesadaran Moral Perangi Corona
Romo Benny Susetyo

Ia mengatakan, dengan tidak mudik, berarti masyarakat telah menjalankan kesadaran moral untuk kebaikan bersama.

ADVERTISEMENT

“Kuncinya pada kita semua untuk memiliki kesadaran moral sebagai perintah kebaikan. Tidak mudik berarti kita menjalankan kesadaran moral, menjadi perintah dalam diri kita masing untuk taat pada kebaikan bersama," katanya.

BPIP: Tidak Mudik, Kesadaran Moral Perangi Corona
Pemerintah larang mudik Lebaran mulai 24 April 2020. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Benny berharap dengan tidak dilakukannya mudik menunjukkan eratnya kerja sama melawan virus corona dari pemerintah dan masyarakat serta solidaritas kemanusiaan yang semakin kuat.

"Diharapkan solidaritas kemanusian semakin terlihat dan kuat baik itu dalam bentuk berbagi makanan, kebutuhan dasar menjadi gerakan di tingkat RT dan RW dan lainnya," jelas Benny.

BPIP: Tidak Mudik, Kesadaran Moral Perangi Corona
Pemerintah larang mudik Lebaran mulai 24 April 2020. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Sebelumnya, keputusan larangan mudik ini disampaikan oleh Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (21/4).

Presiden Jokowi menyebutkan, masih banyak masyarakat perantauan yang bersikeras untuk mudik.

Padahal ini dikhawatirkan akan menjadi medium penularan Covid-19 di desa-desa mengingat para perantau merupakan orang yang tinggal di episentrum penyebaran virus corona di Indonesia.  

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia