Media Sosial Harus Dimanfaatkan untuk Dapatkan Pendapatan Tambahan
JAKARTA, investor.id - Media sosial saat ini menjadi sarana utama untuk mencari informasi, hiburan, berita bahkan bisa menjadi sumber pendapatan. Banyak media sosial saat ini menyediakan fitur untuk mendorong bisnis digital seperti marketplace, reseller dan menyediakan jasa berbagai jasa online.
Founder Duaide.com dan Digital Marketing Consultant Desty Dwiyanasari mengatakan hal yang bisa dilakukan pengguna media sosial untuk meraih pendapatan adalah dengan menjadi influencer. "Kembangkan kreatifitas dan hobi kita di media sosial dengan membuat konten yang menarik. Jika telah memiliki follower yang banyak kita bisa menjadi influencer. Kita bisa menjadi influencer dengan menyesuaikan konten dengan hobi dan kesenangan kita”, jelasnya di Jakarta, Selasa (1/11/2022).
Desty menjelaskan untuk menjadi influencer kita harus mengenali target audiens pengguna media sosial yang menjadi target market kita. “Lakukan riset atau melihat kompetitor yang konten sama dengan kita. Buat konten yang original dan memiliki karakter agar menarik minat penonton. Selanjutnya susun strategi dan perencanaan yang matang dalam produksi dan penyaluran konten kita kepada penonton”, katanya.
Founder Instagram @creativsigner & Founder Grup Diskusi Canva Indonesia Muhammad Muttaqin Hidayatullah mengatakan media sosial merupakan tempat yang tepat dalam memulai bisnis digital. “Media sosial dapat menjangkau lebih banyak pengguna karena penggunanya yang sangat banyak saat ini. Selain itu media sosial sebagai tempat membangun reputasi bisnis dengan membangun networking bersama para calon customer atau investor”, jelasnya.
Hal utama yang harus dilakukan dalam membangun bisnis digital adalah dengan membentuk karakteristik brand kita kata Muttaqin. “Tentukan nama brand dan slogan yang akan kita gunakan untuk produk yang akan dijual. Selanjutnya bikin logo dan identitas visual yang mewakili produk serta manfaatkan seluruh fitur dari setiap sosial media yang kita gunakan ”, jelasnya.
Chief Marketing Officer PT Cipta Manusia Annisa Choiriya menghimbau pengguna media sosial yang mengakses bisnis digital untuk berhati-hati terhadap penipuan. “Jangan sembarangan dalam membuka tautan dari link yang dibagikan saat kita transaksi digital. Jika membayar suatu pembelian perhatikan dengan seksama link dan nomor rekening yang dibagikan”, jelasnya.
Lebih lanjut Annisa mengajak pengguna platform bisnis digital untuk menjaga keamanan data pribadi. “Amankan data pribadi kita saat berinteraksi dan bertransaksi di ruang digital. Ada dua jenis data pribadi yang sering dicuri dan disalahgunakan, pertama data pribadi bersifat umum seperti nama dan alamat kita. Selanjutnya ada data pribadi spesifik berupa sidik jari, data keuangan dan informasi kesehatan kita”, ungkapnya.
Diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi mengadakan kegiatan Webinar tentang “Media Sosial sebagai Sumber Pendapatan". Webinar ini dilaksanakan pada Selasa, 1 November 2022 pukul 15.00-17.00 WIB dan diikuti oleh kelompok masyarakat dari berbagai komunitas Digital di DKI Jakarta dan Banten.
Tujuan kegiatan ini untuk mendukung peningkatan skill masyarakat di media digital, peran masyarakat yang cakap akan dunia digital sangat penting, sehingga mampu tercapainya target kumulatif sebesar 50 juta orang terliterasi di tahun 2024.
Berdasarkan Penelitian We Are Social Hootsuite per Februari 2022 di indonesia terdapat 204,7 juta pengguna internet dan pengguna media sosial aktif mencapai 191,4 juta. Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 berada pada level “sedang” dengan skor 3,49.
Pengukuran dengan Kerangka Indeks Literasi Digital tahun 2021 ini menggunakan empat pilar, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital. Karena masih berada di level “sedang”, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD melakukan berbagai kegiatan seperti webinar untuk meningkatkan kecakapan Digital Masyarakat.
Perkembangan media sosial saat ini semakin cepat harus bisa kita diiringi agar tidak ketinggalan. Media sosial menjadi media digital paling digemari karena menyediakan fitur yang lengkap meskipun hanya dalam satu platform aplikasi saja.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini bertujuan untuk mendukung dan mendorong masyarakat memanfaatkan dunia digital sebagai sarana komunikasi dan interaksi yang aman, nyaman dan berbudaya.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur
Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran
Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan
Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.Kejutkan Dunia, Pemimpin Militer Burkina Faso Lontarkan Pernyataan Kontroversial
Pemimpin militer Burkina Faso Ibrahim Traore lontarkan pernyataan kontroversial, sebut demokrasi membunuh dan minta rakyat lupakan pemilu.KLH dan Pemprov Sulsel Bangun PSEL dengan Investasi Rp 3 Triliun
Kementerian LH bersama Pemprov Sulsel memulai pembangunan Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi Rp 3 triliun.Tag Terpopuler
Terpopuler

