Sabtu, 4 April 2026

Media Sosial Harus Dimanfaatkan untuk Dapatkan Pendapatan Tambahan

Penulis : Imam Suhartadi
1 Nov 2022 | 16:24 WIB
BAGIKAN
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi mengadakan kegiatan Webinar tentang  Media Sosial sebagai Sumber Pendapatan  di Jakarta, Selasa (1/11/2022).
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi mengadakan kegiatan Webinar tentang Media Sosial sebagai Sumber Pendapatan di Jakarta, Selasa (1/11/2022).

JAKARTA, investor.id - Media sosial saat ini menjadi sarana utama untuk mencari informasi, hiburan, berita bahkan bisa menjadi sumber pendapatan. Banyak media sosial saat ini menyediakan fitur untuk mendorong bisnis digital seperti marketplace, reseller dan menyediakan jasa berbagai jasa online.

Founder Duaide.com dan Digital Marketing Consultant Desty Dwiyanasari mengatakan hal yang bisa dilakukan pengguna media sosial untuk meraih pendapatan adalah dengan menjadi influencer. "Kembangkan kreatifitas dan hobi kita di media sosial dengan membuat konten yang menarik. Jika telah memiliki follower yang banyak kita bisa menjadi influencer. Kita bisa menjadi influencer dengan menyesuaikan konten dengan hobi dan kesenangan kita”, jelasnya di Jakarta, Selasa (1/11/2022).

Desty menjelaskan untuk menjadi influencer kita harus mengenali target audiens pengguna media sosial yang menjadi target market kita. “Lakukan riset atau melihat kompetitor yang konten sama dengan kita. Buat konten yang original dan memiliki karakter agar menarik minat penonton. Selanjutnya susun strategi dan perencanaan yang matang dalam produksi dan penyaluran konten kita kepada penonton”, katanya.

Founder Instagram @creativsigner & Founder Grup Diskusi Canva Indonesia Muhammad Muttaqin Hidayatullah mengatakan media sosial merupakan tempat yang tepat dalam memulai bisnis digital. “Media sosial dapat menjangkau lebih banyak pengguna karena penggunanya yang sangat banyak saat ini. Selain itu media sosial sebagai tempat membangun reputasi bisnis dengan membangun networking bersama para calon customer atau investor”, jelasnya.

Advertisement

Hal utama yang harus dilakukan dalam membangun bisnis digital adalah dengan membentuk karakteristik brand kita kata Muttaqin. “Tentukan nama brand dan slogan yang akan kita gunakan untuk produk yang akan dijual. Selanjutnya bikin logo dan identitas visual yang mewakili produk serta manfaatkan seluruh fitur dari setiap sosial media yang kita gunakan ”, jelasnya.

Chief Marketing Officer PT Cipta Manusia Annisa Choiriya menghimbau pengguna media sosial yang mengakses bisnis digital untuk berhati-hati terhadap penipuan. “Jangan sembarangan dalam membuka tautan dari link yang dibagikan saat kita transaksi digital. Jika membayar suatu pembelian perhatikan dengan seksama link dan nomor rekening yang dibagikan”, jelasnya.

Lebih lanjut Annisa mengajak pengguna platform bisnis digital untuk menjaga keamanan data pribadi. “Amankan data pribadi kita saat berinteraksi dan bertransaksi di ruang digital. Ada dua jenis data pribadi yang sering dicuri dan disalahgunakan, pertama data pribadi bersifat umum seperti nama dan alamat kita. Selanjutnya ada data pribadi spesifik berupa sidik jari, data keuangan dan informasi kesehatan kita”, ungkapnya.

Diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi mengadakan kegiatan Webinar tentang “Media Sosial sebagai Sumber Pendapatan". Webinar ini dilaksanakan pada Selasa, 1 November 2022 pukul 15.00-17.00 WIB dan diikuti oleh kelompok masyarakat dari berbagai komunitas Digital di DKI Jakarta dan Banten.

Tujuan kegiatan ini untuk mendukung peningkatan skill masyarakat di media digital, peran masyarakat yang cakap akan dunia digital sangat penting, sehingga mampu tercapainya target kumulatif sebesar 50 juta orang terliterasi di tahun 2024.

Berdasarkan Penelitian We Are Social Hootsuite per Februari 2022 di indonesia terdapat 204,7 juta pengguna internet dan pengguna media sosial aktif mencapai 191,4 juta. Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 berada pada level “sedang” dengan skor 3,49.

Pengukuran dengan Kerangka Indeks Literasi Digital tahun 2021 ini menggunakan empat pilar, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital. Karena masih berada di level “sedang”, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD melakukan berbagai kegiatan seperti webinar untuk meningkatkan kecakapan Digital Masyarakat.

Perkembangan media sosial saat ini semakin cepat harus bisa kita diiringi agar tidak ketinggalan. Media sosial menjadi media digital paling digemari karena menyediakan fitur yang lengkap meskipun hanya dalam satu platform aplikasi saja.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini bertujuan untuk mendukung dan mendorong masyarakat memanfaatkan dunia digital sebagai sarana komunikasi dan interaksi yang aman, nyaman dan berbudaya.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 28 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 49 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 51 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 1 jam yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia