Sabtu, 4 April 2026

Menakar Gerak IHSG Menuju Akhir Maret, 2 Sentimen Jadi Penentu

Penulis : Erta Darwati
4 Mar 2026 | 14:29 WIB
BAGIKAN
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar)
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar)

JAKARTA, investor.id - Analis mengungkap arah gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) menuju akhir Maret atau kuartal I-2026 akan ditentukan oleh dua variabel utama.

Analis pasar modal, Hendra Wardana mengatakan bahwa harga minyak dan stabilitas rupiah menjadi penentu gerak IHSG ke depan.

“Ke depan hingga akhir Maret, arah IHSG akan sangat ditentukan oleh dua variabel utama, harga minyak dan stabilitas rupiah,” kata Hendra kepada investor daily, Rabu (4/3/2026).

Advertisement

Menurutnya, selama Brent bertahan di bawah US$ 90 per barel, tekanan kemungkinan masih sebatas volatilitas jangka pendek. Namun jika harga minyak mendekati US$ 100 dan disertai gangguan distribusi fisik di Selat Hormuz, pasar bisa memasuki fase risk off yang lebih dalam.

“Secara teknikal, area 7.500–7.600 menjadi zona penopang psikologis penting. Jika ketegangan mereda dan rupiah stabil, IHSG berpeluang rebound bertahap ke kisaran 7.900–8.100 pada akhir Maret,” ujarnya.

Sebaliknya, Hendra mengatakan jika eskalasi konflik meluas dan tekanan fiskal meningkat, indeks masih berisiko menguji kembali area 7.400.

Menurutnya, fase ini lebih tepat disebut sebagai periode konsolidasi dengan volatilitas tinggi, bukan perubahan tren jangka panjang, selama fundamental ekonomi domestik tetap terjaga. Di tengah gejolak tersebut, peluang tetap terbuka secara selektif. 

Adapun bagi investor, situasi ini menuntut keseimbangan antara kehati-hatian dan keberanian mengambil peluang. 

“Tidak perlu panik, tetapi juga tidak bijak bersikap terlalu agresif. Pendekatan bertahap, fokus pada emiten berfundamental kuat dan arus kas sehat, serta disiplin dalam manajemen risiko menjadi kunci,” tambahnya.

Hendra menegaskan, dalam periode penuh ketidakpastian seperti sekarang, kualitas portofolio dan pengaturan porsi investasi jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar momentum jangka pendek.

Seperti diketahui, IHSG mengalami penurunan tajam hingga 5% pada hari ini, sudah melewati ke bawah 7.500 siang ini.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 23 menit yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 41 menit yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.
International 2 jam yang lalu

Israel Gempur Beirut: Markas Hizbullah dan Jembatan Sungai Litani Hancur

Israel gempur Beirut dan hancurkan jembatan strategis di Sungai Litani. 1.300 orang tewas dalam sebulan, pasukan UNIFIL kembali jadi korban.
International 2 jam yang lalu

Gedung Big Tech AS Oracle Rusak Akibat Rudal Iran

Gedung Big Tech AS Oracle Dubai rusak akibat serpihan rudal Iran. 4 warga Bahrain terluka saat serangan udara kian meluas di kawasan Teluk.
International 2 jam yang lalu

Astronot Artemis II Bingkai Keindahan Bumi yang Menakjubkan

Astronot Artemis II bagikan foto Bumi yang menakjubkan dari angkasa. Perjalanan manusia pertama menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
National 2 jam yang lalu

Banjir Setinggi 30-80 cm Rendam Sejumlah Wilayah di Tangerang Selatan

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi membuat sejumlah wilayah di Tangerang Selatan terendam banjir dengan ketinggian 30-80 cm.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia