Harga CPO Melejit, Tren Naik Berlanjut
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) melejit pada Jumat (3/4/2026), melanjutkan tren kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan ini ditopang oleh penguatan harga minyak nabati global serta lonjakan harga energi.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Jumat (3/4/2026), kontrak berjangka CPO untuk April 2026 naik 60 Ringgit Malaysia menjadi 4.745 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Mei 2026 terkerek 46 Ringgit Malaysia menjadi 4.799 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Juni 2026 menguat 48 Ringgit Malaysia menjadi 4.839 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Juli 2026 terdongkrak 48 Ringgit Malaysia menjadi 4.844 Ringgit Malaysia per ton.
Kontrak berjangka CPO Agustus 2026 terkerek 50 Ringgit Malaysia menjadi 4.824 Ringgit Malaysia per ton. Sedangkan Kontrak berjangka CPO September 2026 menanjak 52 Ringgit Malaysia menjadi 4.789 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari TradingView, harga CPO mencatatkan kenaikan mingguan kelima berturut-turut dengan akumulasi penguatan sekitar 4%.
Penguatan harga didorong oleh kenaikan minyak nabati di pasar Dalian serta lonjakan harga minyak mentah, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan kelanjutan serangan terhadap Iran. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi permintaan biodiesel yang berbasis minyak sawit.
Kinerja Ekspor CPO
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






