Ramalan Saham BBRI, Dividen Finalnya Bisa Segini
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI memang menghijau 0,56% ke Rp 3.580 pada akhir perdagangan Rabu (11/3/2026) kemarin. Tapi saham emiten bank BUMN masih membukukan net sell investor asing.
Sebanyak 101,7 juta saham Bank Rakyat Indonesia diperdagangkan, frekuensi 27.570 kali, dan nilai transaksi Rp 364,11 miliar. Investor asing mencatatkan net sell di saham berkode BBRI Rp 80,38 miliar.
Dengan demikian, sejak 3 Maret 2026 sampai dengan 11 Maret kemarin, saham BRI selalu kena net sell asing. Dalam periode tersebut, tercatat investor asing menorehkan net sell di BBRI Rp 1,28 triliun. Untuk satu bulan terakhir, saham BBRI anjlok 5,29%.
Baca Juga:
Saham BBRI Siap-siap Jadi SeginiSementara itu, CGS International Sekuritas menghitung support pertama saham BRI pada perdagangan Kamis (12/3/2026) ini di level 3.560. Dan jika tertembus, maka support kedua pada 3.540.
Adapun titik resistance pertama dipatok pada 3.600 dan resistance kedua 3.620.
BRI sendiri akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 10 April 2026. Adapun pemanggilan RUPST dilakukan pada Jumat (13/3/2026). Biasanya, salah satu agenda RUPST adalah penetapan penggunaan laba bersih.
“Adapun dividen final diprediksi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 187 per saham dengan rasio 85% dan yield 5,1%,” tulis Phintraco, dikutip Selasa (10/3/2026).
Sebelumnya, BBRI telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp 20,6 triliun atau Rp 137 per saham yang dibayarkan pada 15 Januari 2026.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






