Laba Bank Jago (ARTO) Melesat 115%
JAKARTA, investor.id - PT Bank Jago Tbk (ARTO) menunjukkan kinerja bisnis yang solid dan bertumbuh secara konsisten sepanjang 2025. Bank Jago berhasil mencatatkan laba bersih setelah pajak atau net profit after tax (NPAT) sebesar Rp276 miliar, meningkat 115% secara tahunan (year on year/yoy).
Pertumbuhan bisnis sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang relevan bagi masyarakat melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.
Kinerja profitabilitas salah satunya didukung dari penyaluran kredit yang tumbuh tinggi 38% (yoy) menjadi Rp24,3 triliun sepanjang 2025. Seiring ekspansi kredit yang sehat, total aset Bank Jago mencapai sebesar Rp36,5 triliun per Desember 2025, naik 28% (yoy).
Pertumbuhan ini tetap terjaga dengan pengelolaan risiko yang disiplin dan prinsip kehati-hatian, tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang rendah di level 0,6%, lebih baik dibanding rata-rata NPL perbankan nasional.
Di sisi lain, hingga akhir 2025 jumlah nasabah Bank Jago mencapai 18,2 juta, termasuk 14,2 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago dan Jago Syariah. Total nasabah meningkat hampir 3 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 15,3 juta nasabah.
Seiring meningkatnya jumlah nasabah funding, penghimpunan DPK menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Hingga akhir Desember 2025 total DPK yang berhasil dihimpun mencapai Rp25,9 triliun, meningkat 38% (yoy).
“Kami melihat hubungan yang kuat antara pertumbuhan nasabah dan peningkatan DPK. Ini mencerminkan nasabah semakin banyak dan percaya untuk memanfaatkan produk dan layanan Bank Jago sebagai bagian dari pengelolaan keuangan mereka,” tutur Direktur Utama Bank Jago Arief Harris dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Pengembangan Aplikasi
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






