Sigma Luncurkan Logo dan Identitas Baru
JAKARTA – PT Sigma Cipta Caraka melakukan perubahan identitas sebagai upaya membangun citra perusahaan IT solution dengan nama baru, Telkomsigma. Perubahan Sigma sebagai identitas baru mempunyai makna perusahaan ini mendapatkan dukungan oleh Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi yang menyediakan layanan telecommunication, information, media & eduraintment (TIME)
“Penyebutan Telkom dan Sigma dalam satu kesatuan menjadi Telkomsigma menandakan kedua identitas menandakan kedua entitas membentuk kekuatan bersama dalam menyediakan solusi untuk mempermudah pelanggan mengembangkan bisnisnya,” kata Presiden Direktur Sigma Cipta Caraka Rizkan Chandra di Gedung Telkom, Jakarta, Senin (11/4).
Seperti diketahui, di awal tahun 2008, Sigma secara resmi menjadi salah satu anak perusahaan Telkom. Sigma menawarkan layanan berbasis IT yang bervariasi, mulai dari layanan konsultan, produk software, aplikasi, layanan pengembangan software serta operasi pusat data diperbankan (baik yang berbasis konvensional maupun syariah), sektor keuangan, telekomunikasi, manufaktur serta distribusi.
Produk dan layanan yang disediakan Sigma sudah diimplementasikan di lebih dari 150 perusahaan dari berbagai macam industri di Indonesia dan juga telah menjangkau lembaga multifinance. Kerja sama yang baik dengan Telkom ini terlihat dari hadirnya layanan online banking dengan konsep shared service yang dikenal dengan nama BPR Satu.
“Pertumbuhan revenue secara rata-rata sejak tahun 2008 sampai 2010 sebesar 30% per tahun. Ini perkembangan yang cukup menggembirakan,” ujarnya.
Customer, kata dia juga berkembang lebih luas. Bila sebelumnya perusahaan ini fokus pada sektor finance dan banking, kini melalui kekuatan sinergi Telkom sudah merambah ke sektor telekomunikasi, manufacturing, mining, instansi pemerintah, dan BUMN. Dalam mewujudkan semangat perubahan tersebut, lanjut dia, telkomsigma menyiapkan tagline baru, yaitu life, technology and excellence.
Dalam waktu dekat, Lanjut dia, Telkomsigma juga menyediakan layanan produk baru, antara lain Sigma M Force, treasury asset management package, cloud computing, serta ARIUM.
Dalam kesempatan yang sama, Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan, Telkom sangat concern dengan implementasi TIME sebagai hasil transformasi bisnis Telkom ke depan. Posisi Telkomsigma, kata dia, merupakan bagian penting dari transformasi bisnis TIME tersebut.
“Kami menargetkan telkomsigma bisa menjadi perusahaan ICT solution yang leading dalam solusi IT,” ujarnya.
Bangun Data Center
Rizkan mengatakan, Telkomsigma menyiapkan anggaran Rp 300 miliar untuk membangun data center baru di daerah Serpong. Saat ini, Sigma memiliki dua data center yang berlokasi di Serpong, Tanggerang, dan Surabaya, Jawa Timur. Pembangunan fasilitas baru tersebut, kata Rizkan, menunjukan pihaknya serius menyiapkan infrastruktur pendukung untuk layanan cloud computing bagi dunia usaha di Tanah Air.
Cloud computing didefinisikan sebagai model penyediaan akses jaringan untuk berbagi sekumpulan sumber daya komputasi yang terkonfigurasi seperti jaringan, server, storage, software aplikasi, dan jasa yang dapat dikendalikan dengan upaya pengelolaan minimal atau interaksi penyedia layanan.
“Di Serpong berarti kami punya dua tempat untuk data center, tempat yang baru luasnya kira-kira 15 ribu meter persegi,” ujarnya.
Dia optimistis, laba bersih pada tahun ini bisa mencapai 10%. Tahun lalu, laba bersih sekitar 8% dari revenue yang berjumlah Rp 500 miliar.
Sementara itu, Rinaldi Firmansyah menjelaskan, Telkom sepenuhnya akan mendukung bisnis Telkomsigma dalam memasuki bisnis IT solution yang lebih luas, termasuk pengembangan cloud computing dan mobile application.
“Kami berharap telkomsigma benar- benar dibutuhkan keberadaanya sebagai strategic partner bagi pelanggannya, dan tentunya akan berdampak kepada portofolio bisnis TIME Telkom secara keseluruhan,” tuturnya. (mam)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






